Jepang Akhiri Bantuan Pemadaman Karhutla di Kalimantan
47 Chinook yang melakukan 40 kali operasi udara dan menjatuhkan lebih dari 220 ton air di wilayah Kalimantan Barat. Bantuan ini merupakan pertama kalinya militer Jepang melakukan operasi pemadaman karhutla pada misi luar negeri, dan Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi menilai operasi tersebut berhasil mencegah meluasnya kebakaran hutan.
Poin-Poin Utama
- Jepang mengakhiri dukungan pemadaman karhutla di Kalimantan.
- Bantuan berlangsung selama 2 minggu.
- Militer Jepang atau SDF membantu pemadaman karhutla.
- Bantuan dihentikan pada 29 September 2026.
- Tiga helikopter jumbo CH-47 Chinook dikerahkan.
- Menhan Jepang Shinjiro Koizumi memutuskan pengakhiran bantuan.
- Tiga helikopter melakukan 40 kali operasi udara.
- Lebih dari 220 ton air dijatuhkan selama operasi.
- Menhan Jepang menilai bantuan mencegah meluasnya kebakaran hutan.
- Menhan Jepang optimistis Indonesia mampu mengendalikan karhutla.
- BNPB menyampaikan apresiasi terhadap dukungan Jepang.
- Operasi dimulai pada 16 September 2026.
- Pengeboman air dilakukan di Kalimantan Barat.
- Wilayah operasi meliputi Pontianak dan Ketapang.
- Ini pertama kalinya militer Jepang melakukan operasi pemadaman karhutla di luar negeri.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh DetikNews.