Nurisa Cetak Sejarah dan Persembahkan Emas Kelima, Menpora Erick: Perjuangan Belum Selesai
Atlet panahan Nurisa Dian Ashrifah berhasil meraih emas pertama bagi Indonesia dari cabang panahan di Asian Games sejak olahraga tersebut dipertandingkan pada 1978, setelah mencatatkan skor 139-137 atas wakil Filipina dalam nomor Compound Women Individual di Aichi-Nagoya 2026. Perolehan emas ini menjadi emas kelima Indonesia yang melebihi target empat emas, namun Menpora Erick Thohir menegaskan perjuangan belum selesai dan mengajak masyarakat terus mendukung atlet yang masih bertanding untuk menambah jumlah emas.
Poin-Poin Utama
- Nurisa Dian Ashrifah meraih emas nomor Compound Women Individual pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
- Nurisa mengalahkan Amaya Amparo Cojuangco dari Filipina di babak final.
- Nurisa mencatatkan total skor 139 poin pada partai final.
- Amaya mencatatkan total skor 137 poin pada partai final.
- Selisih skor antara Nurisa dan lawannya adalah 2 poin.
- Emas tersebut merupakan emas pertama Indonesia dari cabang panahan di Asian Games.
- Cabang panahan resmi dipertandingkan di Asian Games sejak tahun 1978.
- Perolehan emas ini menjadi emas kelima Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
- Indonesia melampaui target empat emas yang ditetapkan untuk Asian Games 2026.
- Menpora Erick Thohir menyampaikan apresiasi atas perjuangan Nurisa Dian Ashrifah.
- Pertandingan final antara Nurisa dan Amaya berlangsung ketat.
- Nurisa mampu menjaga fokus dan konsistensinya hingga akhir pertandingan.
- Menpora Erick menyatakan perjuangan Indonesia belum selesai.
- Beberapa atlet Indonesia masih berlaga di babak final Asian Games 2026.
- Prestasi Nurisa diharapkan menjadi momentum menuju SEA Games 2027 dan Olimpiade 2028.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.