Beranda Kamis, 1 Oktober 2026

!online

Internasional Netral

Kisah Haru Ulama Gaza, 3 Anak Syahid akibat Bom

Kamis, 1 Oktober 2026, 15:14 WIB Sumber: Media Indonesia
Ukuran:

Profesor Maher Hamed dari Gaza mengunjungi Kantor Baznas RI di Jakarta pada 1 Oktober untuk memaparkan krisis kemanusiaan yang makin memburuk di wilayahnya. Dalam pertemuan tersebut, ia mengungkapkan duka mendalamnya setelah kehilangan tiga putra yang merupakan penghafal Al-Qur'an, dua saudara laki-laki, puluhan kerabat, serta cucu akibat serangan bom. Kunjungan ini menjadi dasar Baznas dalam merencanakan penyaluran bantuan kemanusiaan bagi warga Gaza menjelang musim dingin dan Ramadan.

Poin-Poin Utama

  • Prof. Dr. Maher Hamed Mohamed Al-Houli berasal dari Gaza, Palestina.
  • Kunjungan dilakukan di Kantor Baznas RI, Jakarta, pada Kamis, 1 Oktober.
  • Prof. Maher kehilangan tiga putra yang gugur akibat serangan bom.
  • Tiga putra Prof. Maher dikenal sebagai penghafal Al-Qur'an.
  • Prof. Maher juga kehilangan satu cucu, dua saudara laki-laki, dan puluhan kerabat.
  • Krisis kemanusiaan di Jalur Gaza semakin memburuk.
  • Warga Gaza menghadapi kesulitan untuk memakamkan jenazah para syuhada.
  • Kesulitan pemakaman disebabkan keterbatasan biaya dan material.
  • Ancaman terhadap Masjid Al-Aqsa terus berlanjut.
  • Musim dingin segera melanda Gaza.
  • Prof. Maher menekankan bantuan kemanusiaan sangat mendesak.
  • Kunjungan tersebut merupakan silaturahmi dari Yayasan Persahabatan dan Studi Peradaban.
  • Sodik Mudjahid selaku Ketua Baznas RI menyambut kedatangan Prof. Maher.
  • Informasi dari Prof. Maher akan menjadi dasar penyaluran bantuan.
  • Bantuan besonders ditujukan menjelang musim dingin dan bulan Ramadan.
Tagar Terkait
#palestina#gaza#konflik#baznas#kemanusiaan#ulama#bom
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.

Buka Sumber di Media Indonesia

Warta Terkini Lainnya