Biarawati asal Timor Leste Raih Gelar Magister Kebidanan dari Universitas 'Aisyiyah
Leste, berhasil meraih gelar Magister Kebidanan dari Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta pada wisuda ke-27 yang diikuti 928 lulusan. Ia mengakui awalnya merasa cemas karena faktor usia dan keterbatasan, namun merasa diterima dengan penuh kehangatan oleh civitas academika yang membuatnya merasakan bahwa ilmu pengetahuan dan pelayanan kemanusiaan mampu meruntuhkan setiap sekat perbedaan. Rector mengingatkan bahwa meskipun teknologi terus berkembang, integritas, empati, dan kepedulian tetap menjadi kekuatan penting bagi para lulusan.
Poin-Poin Utama
- Suster Dulce Maria Guterres FDCC adalah biarawati Katolik asal Timor-Leste.
- Beliau meraih gelar Magister Kebidanan dari Universitas Aisyiyah Yogyakarta.
- Wisuda ke-27 Unisa Yogyakarta dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 30 September.
- Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-27 diselenggarakan di Masjid Walidah Dahlan Unisa Yogyakarta.
- Beliau mengikuti pendidikan Pascasarjana sebagai utusan Instituto de Ciencia de Saude Dili.
- Pendidikan Suster Dulce didukung oleh Yayasan Graca de Deus.
- Total lulusan Wisuda ke-27 Unisa Yogyakarta sebanyak 928 orang.
- Lulusan berasal dari program magister, sarjana, sarjana terapan, dan diploma.
- Sebanyak 779 lulusan atau 83,94 persen meraih predikat Cumlaude.
- Capaian IPK tertinggi diraih pada Program Pascasarjana dengan nilai sempurna 4,00.
- Rata-rata IPK Program Pascasarjana adalah 3,92.
- Rektor Unisa Yogyakarta pada wisuda tersebut adalah Dr. Warsiti S.Kp. M.Kep. Sp.Mat.
- Beliau berharap kelulusannya dapat mempererat kerja sama Timor-Leste dan Indonesia.
- Rector Dr. Warsiti menekankan bahwa integritas tidak boleh tergantikan oleh kecerdasan buatan.
- Nilai identitas almamater Unisa adalah akhlak, amanah, profesional, kolaboratif, dan unggul.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.