OCBC Syariah dan Rumah Wakaf Salurkan Wakaf Pendidikan di Pelosok Garut
OCBC Syariah bekerja sama dengan Rumah Wakaf menyalurkan wakaf pendidikan melalui program AMAL Menyala Negeriku di MTs Al Khoeriyah, Desa Selaawi, Kabupaten Garut, yang manfaatnya dirasakan oleh 88 siswa dan 18 tenaga pendidik. Program ini memadukan perbaikan sarana pendidikan dengan pembekalan keterampilan literasi dasar, literasi keuangan, pemanfaatan potensi lokal, serta edukasi kesehatan selama tiga hari pelaksanaan. Wakaf tersebut dihimpun dari dana nasabah Premier Banking OCBC dengan Solusi Syariah sebagai bentuk layanan beyond banking yang memberikan manfaat berkelanjutan tanpa mengurangi bagi hasil.
Poin-Poin Utama
- OCBC Syariah bekerja sama dengan Rumah Wakaf meluncurkan program AMAL Menyala Negeriku.
- Program AMAL Menyala Negeriku menyasar 88 siswa MTs Al Khoeriyah di Desa Selaawi, Kabupaten Garut.
- Program ini juga melibatkan 18 tenaga pendidik dan staf MTs Al Khoeriyah.
- Lokasi program berada di Desa Selaawi, Kecamatan Talegong, Kabupaten Garut.
- Program AMAL Menyala Negeriku merupakan realisasi penyaluran dana wakaf dari nasabah Premier Banking OCBC dengan Solusi Syariah.
- Program berlangsung selama tiga hari.
- Kepala Unit Usaha Syariah OCBC Mahendra Koesumawardhana turut menyampaikan komitmen dalam program ini.
- Perwakilan Rumah Wakaf Septian Nugroho menekankan pentingnya pendekatan partisipatif dalam penyaluran wakaf.
- Program berfokus pada lima area, yakni perbaikan infrastruktur, pembangunan berkelanjutan, pendidikan dan keterampilan, edukasi kesehatan, serta literasi keuangan.
- Siswa mendapat edukasi literasi keuangan yang mencakup pengenalan uang sejak dini.
- Siswa mendapat pelatihan cara memisahkan kas pribadi dan usaha.
- Siswa mendapat pembekalan tentang cara menabung mandiri.
- Siswa mendapat pelatihan pembuatan kerajinan tangan sebagai pemanfaatan potensi lokal.
- Siswa mendapat pelatihan pemahaman media sosial dan teknik komunikasi.
- Siswa mendapat pelatihan pemanfaatan smartphone untuk foto produk.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.