Benyamin S Award 2026 Nilai Potensi dan Inovasi Kelurahan
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar Benyamin S Award 2026 dengan tahap penjurian lapangan terhadap 27 kelurahan terseleksi di lima wilayah kota administrasi dan Kepulauan Seribu. Tim juri menilai potensi kelurahan berdasarkan empat pilar, yaitu Bersih, Nyaman, Indah, dan Sejahtera, yang mencakup kebersihan dari sampah, pembebasan kawasan kumuh, ruang terbuka hijau, serta potensi seni budaya dan kuliner. Para lurah mengungkapkan bahwa persiapan lomba ini memerlukan kolaborasi dan kesamaan persepsi antara pemerintah kelurahan dan warga untuk menunjukkan hasil pembangunan wilayah.
Poin-Poin Utama
- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar Benyamin S Award 2026.
- Tahap penjurian lapangan menyambangi 27 kelurahan terseleksi.
- Penjurian lapangan merupakan lanjutan dari tahap verifikasi online.
- Tim juri turun langsung ke lima wilayah kota administrasi dan Kepulauan Seribu.
- Benyamin S Award mengambil nama dari seniman legendaris Betawi Benyamin Sueb.
- BSA merupakan akronim dari empat pilar penilaian, yaitu Bersih, Nyaman, Indah, dan Sejahtera.
- Tim juri berasal dari staf ahli Gubernur DKI Jakarta dan ahli dari organisasi perangkat daerah.
- Penilaian meliputi upaya kelurahan menciptakan lingkungan bersih dan bebas sampah.
- Penilaian juga mencakup upaya kelurahan membebaskan wilayah dari kawasan kumuh dan BABS.
- Tim juri menemukan potensi ruang terbuka hijau yang dapat dikembangkan menjadi taman di tengah kepadatan perkotaan.
- Potensi seni budaya dan kuliner ditemukan di tiga kelurahan untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata.
- Lurah Kebon Sirih menyebut persiapan memerlukan kesamaan persepsi antara pemerintah kelurahan dan warga.
- Lurah Lagoa mengunggulkan kategori Bersih dan Nyaman dengan program bank sampah di RW 6.
- Bank sampah dan pemilahan sampah rutin di RW 6 Lagoa menjadikan sampah menjadi berkah bagi warga.
- Hasil penjurian masih akan dikurasi sebelum ditentukan kelurahan pemenang.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh CNN.