Tujuh negara OPEC+ sepakat pertahankan batas produksi minyak November
Tujuh negara OPEC+ yaitu Rusia, Arab Saudi, Irak, Kuwait, Aljazair, Kazakhstan, dan Oman memutuskan untuk mempertahankan tingkat produksi minyak maksimum saat ini pada November, setelah sebelumnya meningkatkan produksi sebesar 188.000 barel per hari sejak September. Organisasi ini juga memperpanjang periode kompensasi atas kelebihan produksi minyak hingga Desember 2026 dan akan terus melakukan pertemuan bulanan untuk meninjau kondisi pasar.
Poin-Poin Utama
- Tujuh negara OPEC+ memutuskan mempertahankan tingkat produksi minyak saat ini pada November.
- Ketujuh negara tersebut adalah Rusia, Arab Saudi, Irak, Kuwait, Aljazair, Kazakhstan, dan Oman.
- Keputusan diumumkan melalui pernyataan resmi pada hari Minggu.
- Tingkat produksi yang ditetapkan untuk September 2026 akan berlaku juga pada November 2026.
- Sejak September, ketujuh negara telah meningkatkan produksi maksimum sebesar 188.000 barel per hari.
- Tingkat maksimum produksi minyak meningkat menjadi 31,01 juta barel per hari.
- Proses pengakhiran pembatasan produksi sukarela telah selesai pada September.
- Periode kompensasi atas kelebihan produksi diperpanjang hingga Desember 2026.
- Jadwal baru kompensasi belum diumumkan hingga batas waktu tersebut.
- OPEC+ akan terus melakukan pertemuan setiap bulan untuk meninjau kondisi pasar.
- Pertemuan resmi OPEC+ berikutnya dijadwalkan pada 1 November 2026.
- Komite Pemantau Tingkat Menteri Bersama (JMMC) merekomendasikan tidak ada perubahan terhadap parameter kesepakatan produksi.
- JMMC meninjau data produksi minyak mentah untuk Juli dan Agustus 2026.
- JMMC mencatat kepatuhan keseluruhan oleh negara-negara OPEC dan non-OPEC dalam Deklarasi Kerja Sama.
- Pertemuan JMMC OPEC+ berikutnya dijadwalkan pada 29 November.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Antara News.