Investigasi Awal Israel: Kopilot Flydubai Bertindak Sendiri dalam Upaya Pembajakan
Humami, warga negara Oman berusia 29 tahun, menikam kapten pilot berkebangsaan India saat pesawat berada di wilayah udara Yordania, namun rencana tersebut gagal setelah dua pilot yang merupakan penumpang berhasil mengambil alih kendali dan mendaratkan pesawat dengan selamat di Arab Saudi. Oman sebelumnya telah melarang al-Humami terbang karena khawatir ia mengadopsi pandangan ideologi ekstrem, dan insiden ini mengekspos kelemahan prosedur pemeriksaan kru penerbangan asing yang masuk ke Israel.
Poin-Poin Utama
- Investigasi awal otoritas Israel menyimpulkan kopilot Flydubai bertindak sendirian.
- Kopilot merencanakan menabrakkan pesawat ke gedung pencakar langit di Tel Aviv.
- Pelaku berencana membunuh kapten pilot secara diam-diam saat pesawat di wilayah udara Yordania.
- Dua pilot yang menjadi penumpang berhasil mengambil alih kendali dan mendaratkan pesawat di Arab Saudi.
- Pelaku diidentifikasi sebagai Humam al-Humami, pria berusia 29 tahun.
- Al-Humami lahir di Emirat Arab dengan ibu asal Suriah dan ayah asal Oman.
- Al-Humami bekerja di Oman Air selama tujuh tahun.
- Al-Humami bekerja di Flydubai selama delapan bulan.
- Oman sebelumnya melarang al-Humami terbang karena kekhawatiran pandangan ideologi ekstrem.
- Departemen Keamanan Kementerian Transportasi dan Mossad bertanggung jawab memverifikasi daftar kru.
- Kegagalan mendeteksi latar belakang al-Humami menjadi evaluasi internal pemerintahan Israel.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.