Hampir 10 Ribu Pelajar se Kalimantan Selatan Ikuti Lomba Cerdas Cermat Hybrid
Sebanyak 9.090 pelajar dari 13 kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan mengikuti lomba cerdas cermat hybrid bernama Clash of Banua yang diselenggarakan oleh Telkomsel. Lomba ini bertujuan mendorong literasi digital dan mencetak talenta muda yang berdaya saing melalui metode hybrid, bank soal berbasis platform Ilmupedia, serta pembekalan self-development. Kompetisi yang berlangsung sejak April hingga 1 Oktober 2026 ini berhasil menjangkau ribuan siswa SMA dan sederajat, dengan juara pertama diraih oleh Syahid Al-Ghaza dari SMAN 1 Tanjung.
Poin-Poin Utama
- Sebanyak 9.090 pelajar terbaik dari 13 kabupaten/kota se Kalimantan Selatan mengikuti lomba cerdas cermat hybrid.
- Lomba bernama Clash of Banua diselenggarakan oleh Telkomsel.
- Tujuan lomba adalah mendorong literasi digital dan transformasi pendidikan berkelanjutan.
- Lomba memadukan platform Ilmupedia dan edugames matematika interaktif Sacred Octagon.
- Peserta lomba merupakan siswa SMA/sederajat kelas X, XI, dan XII.
- Total sekolah yang mengikuti lomba sebanyak 90 sekolah.
- Kompetisi berlangsung sejak April hingga 1 Oktober 2026.
- 39 finalis terbaik berlaga di tingkat provinsi yang diselenggarakan di Banjarmasin.
- Juara pertama diraih oleh Syahid Al-Ghaza dari SMAN 1 Tanjung.
- Juara kedua diraih oleh Muhammad Firjatullah Atta Al-Noufanorino dari SMAN 1 Kusan Hilir.
- Juara ketiga diraih oleh Muhammad Dimas Raditya dari SMAN 1 Banjarmasin.
- Pemenang mendapat bantuan pendidikan dan perangkat pendukung pembelajaran digital.
- Pemenang mendapat dukungan digitalisasi bagi sekolahnya.
- Para finalis melakukan kunjungan industri di GraPARI Telkomsel Banjarmasin.
- Manager Mobile Consumer Branch Telkomsel Banjarmasin Arif Rahman Hakim menyatakan komitmen perusahaan mendukung talenta digital.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.