Beranda Selasa, 6 Oktober 2026

!online

Khazanah Negatif

Umat Kristen di Gaza Dibantai Israel, Ini Reaksi Paus Leo

Selasa, 6 Oktober 2026, 06:10 WIB Sumber: Republika Dibaca 8 kali
Ukuran:

Serangan Israel menewaskan dua perempuan Kristen Ortodoks Yunani, Maysa Khader Ibrahim Abu Daoud dan putrinya Mary Hafez Michel Najjar, di kawasan Rimal, Gaza City bagian barat, pada Sabtu (3/10/2026). Paus Leo XIV menyampaikan kesedihan dan mendoakan para korban, sementara Kardinal Pierbattista Pizzaballa mengecam jatuhnya korban jiwa tidak bersalah serta memperingatkan bahwa kondisi kemanusiaan semakin memburuk menjelang musim dingin. Pembukaan kembali sekolah paroki di Gaza menjadi tanda harapan bagi masyarakat yang tidak menyerah di tengah kesulitan.

Poin-Poin Utama

  • Serangan Israel menewaskan dua perempuan Kristen di Gaza.
  • Kelima korban sipil yang gugur termasuk dua perempuan Kristen bernama Maysa Khader Ibrahim Abu Daoud dan putrinya Mary Hafez Michel Najjar.
  • Keduanya merupakan perempuan Kristen Ortodoks Yunani yang menemukan tempat perlindungan baru di Gaza.
  • Serangan udara menghantam sebuah bangunan tempat tinggal di kawasan Rimal, Gaza City bagian barat, pada Sabtu, 3 Oktober 2026.
  • Korban luka dalam serangan tersebut dirawat di Rumah Sakit Al-Shifa dengan kondisi serius.
  • Militer Israel menyatakan serangan tersebut menargetkan pusat komando atau seorang pemimpin Hamas.
  • Paus Leo XIV menyampaikan pesan duka cita kepada Pastor Gabriel Romanelli dari Gereja Keluarga Kudus di Gaza.
  • Kardinal Pierbattista Pizzaballa, Patriark Latin Yerusalem, mengecam jatuhnya korban jiwa yang tidak bersalah.
  • Pemakaman kedua korban perempuan berlangsung di Gereja Santo Porphyrius, Gaza City.
  • Pastor Romanelli bersama para Misionaris Cinta Kasih terus membantu ratusan warga yang mengungsi.
  • Kardinal Pizzaballa memperingatkan bahwa kondisi kemanusiaan di Gaza justru semakin memburuk.
  • Kehidupan sehari-hari warga Israel dan Palestina masih dibayangi trauma serangan 7 Oktober.
  • Kardinal Pizzaballa menyampaikan kekhawatiran khusus terhadap keluarga-keluarga pengungsi menjelang musim dingin.
  • Curah hujan akan menjadi masalah besar bagi warga yang tinggal di tenda pengungsian.
  • Pembukaan kembali sekolah paroki di Gaza menjadi tanda harapan di tengah kesulitan.
Tagar Terkait
#israel#palestina#gaza#serangan udara#paus leo xiv#kristen
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.

Buka Sumber di Republika

Warta Terkini Lainnya