Pemkab Aceh Tenggara Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Jelang Musim Hujan
Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara memperkuat kesiapsiagaan menghadapi musim hujan dengan mengajukan empat unit ekskavator melalui skema pinjam pakai untuk normalisasi sungai, pengerukan sedimentasi, dan penanganan tanggul yang jebol akibat banjir susulan September 2026 yang merusak infrastruktur dan lahan pertanian meliputi 411 jiwa. Jembatan Mbarung di Kecamatan Babussalam menjadi prioritas penanganan karena jalan darurat putus akibat banjir, padahal pembangunan permanen baru dijadwalkan 2028, sehingga diperlukan pengamanan sementara dan percepatan jadwal. Pemerintah daerah akan melengkapi data kerusakan dan kajian teknis untuk diusulkan dalam desk Bappenas pada Oktober 2026 agar kebutuhan dapat masuk dalam pembaruan program rehabilitasi dan rekonstruksi.
Poin-Poin Utama
- Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara memperkuat kesiapsiagaan bencana di musim hujan.
- Banjir susulan September 2026 merusak jalan, jembatan, tanggul, jaringan irigasi, dan lahan pertanian.
- Penyediaan empat ekskavator melalui skema pinjam pakai menjadi prioritas.
- Empat ekskavator terdiri atas satu unit long arm dan tiga unit standar.
- Ekskavator digunakan untuk normalisasi sungai, pengerukan sedimentasi, dan penutupan tanggul jebol.
- Banjir susulan berdampak terhadap 103 keluarga atau 411 jiwa.
- Tidak ada korban jiwa maupun pengungsian akibat banjir susulan.
- Monitoring dan evaluasi dilakukan pada 2 hingga 4 Oktober 2026.
- Tim meninjau tujuh lokasi terdampak pascabencana.
- Kebutuhan paling mendesak adalah dukungan empat ekskavator untuk menghadapi musim hujan.
- Jembatan Mbarung penghubung Kecamatan Babussalam dan Lawe Alas kembali putus akibat banjir.
- Pembangunan permanen Jembatan Mbarung baru direncanakan pada 2028.
- Sedimentasi mengancam fungsi Daerah Irigasi Lawe Ski-Kisam yang melayani 246 hektare lahan pertanian.
- Jembatan Pajak Pagi, Pulo Latong, dan Kuning I dinilai terlalu rendah sehingga menghambat aliran sungai.
- Pemkab akan melengkapi data kerusakan untuk desk Bappenas pada Oktober 2026.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh DetikNews.