Presiden bertolak ke Halmahera untuk luncurkan 11 proyek hilirisasi
Presiden Prabowo Subianto bertolak ke Halmahera Tengah, Maluku Utara, untuk peluncuran 11 proyek hilirisasi bernilai 10,2 miliar dolar AS atau sekitar Rp180 triliun yang terdiri dari komersialisasi empat proyek dan pembangunan tujuh proyek industri baru di kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park. Kunjungan tersebut disertai beberapa menteri Kabinet Merah Putih, termasuk Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia yang dibentuk untuk memperkuat konsolidasi dan percepatan program hilirisasi dan transisi energi sebagai bagian dari Asta Cita.
Poin-Poin Utama
- Presiden Prabowo Subianto bertolak dari Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta.
- Presiden menuju Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara.
- Kunjungan ini untuk peluncuran 11 proyek hilirisasi.
- Nilai program hilirisasi sebesar 10,2 miliar dolar AS atau sekitar Rp180 triliun.
- Program meliputi ekspor perdana baterai kendaraan listrik.
- Sebelas proyek terdiri dari komersialisasi empat proyek industri.
- Tujuh proyek industri baru sedang dibangun di kawasan tersebut.
- Lokasi proyek berada di Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP).
- Presiden disertai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia.
- Presiden disertai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Sugiono.
- Presiden disertai Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.
- Presiden disertai Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait.
- Bahlil Lahadalia dilantik sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi.
- Bahlil Lahadalia juga dilantik sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral.
- Pelantikan dilaksanakan di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 1 Oktober.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Antara News.