Jalur Gumitir Penghubung Jember-Banyuwangi Retak Sepanjang 30 Meter
Jalur Gumitir yang menghubungkan Kabupaten Jember dan Banyuwangi mengalami retakan sepanjang 30 meter dengan lebar 1-2 sentimeter pada titik terparah, berjarak sekitar 80 sentimeter dari badan jalan dan 2-3 meter dari sisi jurang. BPBD Jember berkoordinasi dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional untuk penanganan, meliputi penambalan retakan dalam minggu ini, penyempurnaan penahan longsor menggunakan terpal, serta pemapasan pohon beringin untuk mengurangi beban tanah. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi rambu lalu lintas saat melintasi jalur tersebut.
Poin-Poin Utama
- Jalur Gumitir merupakan jalan nasional yang menghubungkan Kabupaten Jember dan Banyuwangi di Jawa Timur.
- Jalur Gumitir mengalami retakan sepanjang sekitar 30 meter.
- Retakan tersebut berada dua hingga tiga meter dari sisi jurang.
- Kepala BPBD Jember Edy Budi Susilo menerima laporan retakan dari sukarelawan.
- Petugas menemukan retakan ringan di kilometer 230 jalur Gumitir.
- Longsor terjadi pada bahu jalan yang telah ditahan menggunakan kantong pasir.
- Pada titik terparah, lebar retakan berkisar satu hingga dua sentimeter.
- Retakan berjarak sekitar 80 sentimeter dari badan jalan.
- BPBD Jember berkoordinasi dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional untuk penanganan teknis.
- Retakan sepanjang 30 meter akan ditambal dalam minggu ini.
- Kantong pasir penghalang longsor akan disempurnakan dengan menambahkan terpal.
- Petugas berencana memapas pohon beringin di sekitar lokasi untuk mengurangi beban pohon terhadap tanah.
- Pohon beringin tidak akan ditebang karena dianggap membantu menahan longsor.
- BPBD Jember merencanakan reboisasi di sejumlah titik untuk mengurangi risiko tanah longsor.
- BPBD Jember berkoordinasi mengenai kemungkinan penutupan arus lalu lintas saat proses penambalan retakan berlangsung.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh CNN.