Dusun Sade Kembali Dibangun, Dana Bantuan Digelontorkan
Pemerintah menggelontorkan dana sebesar Rp 817,5 juta untuk mempercepat pemulihan Dorf Sade, kampung adat suku Sasak di Lombok Tengah, NTB, setelah terbakar pada Agustus 2026. Bantuan tersebut meliputi alat tenun gedogan, modal kerja bagi 69 UMKM, serta paket bahan baku dan peralatan kerajinan, dengan prinsip melibatkan masyarakat adat Sade sebagai pelaku utama dalam setiap tahap pemulihan agar nilai-nilai adat tetap terjaga.
Poin-Poin Utama
- Pemerintah menggelontorkan dana sebesar Rp 817,5 juta untuk mempercepat pemulihan Dorf Sade, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.
- Kebakaran meluluhlantakkan hampir seluruh permukiman tradisional di Dorf Sade pada Sabtu 22 Agustus 2026 malam.
- Api pertama kali muncul dari salah satu rumah warga di sekitar area Pohon Cinta, dekat masjid.
- Penyebab kebakaran masih diselidiki oleh polisi setempat.
- Rekonstruksi fisik Dorf Sade telah dimulai pada 3 September 2026.
- Bantuan pemerintah meliputi 15 unit alat tenun gedogan.
- Bantuan pemerintah meliputi modal kerja bagi 69 usaha mikro, kecil, dan menengah.
- Bantuan pemerintah meliputi 70 paket bahan baku tenun.
- Bantuan pemerintah meliputi 43 paket peralatan kerajinan nontenun.
- Tahap awal rekonstruksi diprioritaskan pada pembangunan masjid, sekenam, museum semipermanen, serta fasilitas kamar mandi dan toilet.
- Proses rekonstruksi akan mempertahankan karakteristik arsitektur rumah adat dan pola kehidupan masyarakat Sasak.
- Kementerian Pariwisata menyiapkan program pelatihan pengelolaan pariwisata dan usaha kreatif berbasis budaya.
- Pelatihan meliputi peningkatan kompetensi pemandu wisata lokal dan penerapan standar keselamatan wisata.
- Masyarakat adat Sade dilibatkan sebagai pelaku utama dalam setiap tahap pemulihan.
- Kepala Dorf Sade Endap menegaskan Sade bukan sekadar destinasi wisata, melainkan rumah bagi budaya dan adat istiadat warisan leluhur.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Kompas.