Beranda Senin, 12 Oktober 2026

!online

Ekonomi Netral

Guru Besar Undip Sebut Geothermal Gunung Ungaran Ramah Lingkungan

Senin, 12 Oktober 2026, 17:10 WIB Sumber: Liputan6 Dibaca 8 kali
Ukuran:

Guru Besar Undip Prof. Eng. Agus Setyawan menyebutkan bahwa pengembangan PLTP di Gunung Ungaran berpotensi memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat, seperti pembukaan lapangan kerja dan pertumbuhan UMKM, sekaligus menekankan perlunya perlindungan situs bersejarah seperti Candi Gedong Songo. Di sisi lain, Direktur Eksekutif Walhi Jawa Tengah Fahmi Bastian mempertanyakan urgensi pembangunan tersebut dengan menyebut bahwa pasokan listrik Jawa Tengah sudah mengalami surplus sekitar 2.800 MW.

Poin-Poin Utama

  • Pengembangan PLTP di Kabupaten Semarang berpotensi memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat.
  • Guru Besar Universitas Diponegoro Prof. Eng. Agus Setyawan menyebut manfaat ekonomi geothermal dapat dirasakan sejak tahap prakonstruksi hingga produksi.
  • Diskusi bertema Panas Bumi, Mitos dan Sains berlangsung di Joglo Ponpes Al Itqon, Tlogosari Wetan, Pedurungan, Kota Semarang, Minggu 11 Oktober 2026.
  • Pembangunan PLTP dapat menyerap banyak tenaga kerja pada tahap konstruksi.
  • Masyarakat setempat didorong memanfaatkan peluang sebagai rantai pasok kebutuhan pembangkit.
  • Sektor peternakan dan UMKM berpotensi memperoleh manfaat dari aktivitas ekonomi PLTP.
  • Pengembangan panas bumi perlu diiringi peningkatan kualitas sumber daya manusia di wilayah sekitar.
  • Perguruan tinggi dapat berkontribusi melalui pendidikan, pelatihan, dan penelitian terkait energi panas bumi.
  • Prof. Agus Setyawan menegaskan Candi Gedong Songo tidak boleh diganggu gugat.
  • Perlindungan cagar budaya harus menjadi prinsip yang tidak dapat ditawar dalam pelaksanaan proyek energi.
  • Direktur Eksekutif Walhi Jawa Tengah Fahmi Bastian mempertanyakan urgensi pembangunan PLTP di Jawa Tengah.
  • Riset Walhi menunjukkan pasokan listrik di Jawa Tengah telah mengalami surplus.
  • Kapasitas pembangkit yang beroperasi di Jawa Tengah mencapai sekitar 8.000 megawatt.
  • Beban puncak kebutuhan listrik di Jawa Tengah sekitar 5.200 megawatt.
  • Surplus pasokan listrik di Jawa Tengah mencapai sekitar 2.800 megawatt.
Tagar Terkait
#umkm#lingkungan#energi terbarukan#panas bumi#cagar budaya#gunung ungaran#geothermal
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Liputan6.

Buka Sumber di Liputan6

Warta Terkini Lainnya