Arab Saudi Kecewa dengan Minimnya Dukungan Barat dalam Perang Melawan Houthi
Arab Saudi kecewa dengan terbatasnya dukungan dari sekutu Barat dalam perang melawan kelompok Houthi Yaman, terutama terkait permintaan dukungan pertahanan tambahan yang belum disetujui. Amerika Serikat melalui Presiden Trump menolak permintaan Putra Mahkota Mohammed bin Salman untuk melancarkan serangan terhadap kelompok Houthi, sementara tawaran bantuan militer dari Israel juga ditolak oleh Riyadh.
Poin-Poin Utama
- Kerajaan Arab Saudi kecewa dengan terbatasnya dukungan sekutu Barat dalam perang melawan kelompok Houthi Yaman.
- Kekecewaan Riyadh semakin besar terkait terbatasnya bantuan dari sekutu Baratnya.
- Inggris telah memasok pesawat tanker kepada Arab Saudi.
- Arab Saudi telah meminta dukungan pertahanan tambahan dalam beberapa minggu terakhir.
- Permintaan dukungan pertahanan tambahan dari Arab Saudi belum disetujui.
- Pemerintah Kerajaan Arab Saudi belum berkomentar atas laporan dari Bloomberg.
- Trump menolak permintaan Putra Mahkota Mohammed bin Salman untuk melancarkan serangan terhadap kelompok Houthi.
- Marco Rubio menegaskan komitmen Washington terhadap perjanjian pertahanan dengan Arab Saudi.
- Israel dilaporkan telah menawarkan bantuan militer kepada Arab Saudi untuk melawan Houthi.
- Tawaran bantuan Israel bertujuan agar kedua negara dapat memulai proses normalisasi hubungan.
- Putra Mahkota Mohammed bin Salman menolak tawaran bantuan militer dari Israel.
- Upaya Israel untuk ikut campur dalam perang tersebut diungkap oleh surat kabar Haaretz.
- Israel berusaha meyakinkan Arab Saudi melalui Amerika Serikat.
- Tawaran bantuan Israel datang langsung dari Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.
- Netanyahu sudah lama mengincar normalisasi hubungan Israel dan Arab Saudi.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Sindonews.