Beranda Selasa, 13 Oktober 2026

!online

Ekonomi Netral

Batam Blackout, Listrik Hingga Air Mati, BP Batam: Butuh 6-9 Jam Pemulihan

Selasa, 13 Oktober 2026, 13:11 WIB Sumber: Republika Dibaca 10 kali
Ukuran:

BP Batam menyebut pemulihan distribusi air bersih pascagangguan listrik membutuhkan waktu sekitar enam hingga sembilan jam. Sebagian besar dari delapan Instalasi Pengolahan Air Minum yang terdampak telah kembali beroperasi, namun normalisasi air masih berjalan bertahap. Gangguan aliran listrik di IPAM Duriangkang 5 menyebabkan aliran air mengecil atau terhenti di sejumlah kawasan seperti KDA, Legenda, Buana Vista, Bukit Raya, dan sekitarnya.

Poin-Poin Utama

  • BP Batam menyatakan pemulihan distribusi air bersih membutuhkan waktu enam hingga sembilan jam.
  • Delapan Instalasi Pengolahan Air Minum mengalami dampak akibat gangguan listrik.
  • Mayoritas dari delapan IPAM yang terdampak telah kembali beroperasi.
  • Gangguan aliran listrik PLN terjadi di IPAM Duriangkang 5 pada pukul 09.30 WIB.
  • Gangguan listrik di IPAM Duriangkang 5 berlangsung hingga lewat pukul 11.00 WIB.
  • Pasokan listrik dari PLN telah kembali digunakan untuk mengoperasikan instalasi.
  • Normalisasi air masih berjalan secara bertahap.
  • Gangguan pelayanan air masih dapat terjadi di sejumlah wilayah.
  • BP Batam akan terus melakukan koordinasi dengan PLN terkait informasi terbaru.
  • Informasi gangguan diperoleh dari Air Batam Hilir.
  • Aliran air mengecil atau terhenti di sejumlah kawasan akibat gangguan listrik.
  • Wilayah terdampak meliputi KDA, Legenda, Buana Vista, Bukit Raya, Bida 3, GNC, Batu Besar, Sambau, dan Teluk Mata Ikan.
  • BP Batam masih mendata wilayah yang belum mendapatkan aliran air.
  • Ariastuty Siruit adalah Anggota atau Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam.
  • BP Batam berkedudukan di Kepulauan Riau.
Tagar Terkait
#batam#air bersih#pemadaman#pln#listrik#kepulauan riau#bp batam
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.

Buka Sumber di Republika

Warta Terkini Lainnya