Arab Saudi Diguncang Serangkaian Ledakan Usai Serangan terhadap Fasilitas Minyak Yaman
Berbagai kota di Arab Saudi diguncang ledakan pada malam tanggal 13 Oktober 2026 setelah kerajaan tersebut melancarkan serangan terhadap fasilitas energi di Sanaa, ibu kota Yaman yang dikuasai kelompok Houthi. Kelompok Houthi merespons dengan menghujani Arab Saudi menggunakan rudal dan pesawat nirawak ke berbagai kota, sementara koalisi pimpinan Arab Saudi menyatakan telah mencegat sejumlah projectile. Peristiwa ini menandai eskalasi nyata dalam konflik antara Houthi dan Arab Saudi.
Poin-Poin Utama
- Serangkaian ledakan mengguncang berbagai kota di Arab Saudi pada malam hari tanggal 13 Oktober 2026.
- Arab Saudi melancarkan serangan terhadap fasilitas energi di Sanaa, ibu kota Yaman.
- Sanaa dikuasai oleh kelompok Houthi.
- Koalisi pimpinan Arab Saudi memperingatkan warga untuk mengevakuasi diri sebelum menyerang.
- Serangan tersebut menandai eskalasi nyata dalam konflik antara Houthi dan Arab Saudi.
- Associated Press melaporkan kesaksian warga mengenai beberapa ledakan di seluruh penjuru Sanaa.
- Fasilitas bahan bakar stasiun pusat al-Sabaha menjadi sasaran serangan.
- Ledakan dan dentuman dilaporkan terjadi di Riyadh.
- Ledakan dan dentuman dilaporkan terjadi di Dammam.
- Ledakan dan dentuman dilaporkan terjadi di Dhahran.
- Kelompok Houthi menghujani Arab Saudi dengan rudal dan pesawat nirawak.
- Koalisi pimpinan Arab Saudi menyatakan telah mencegat setidaknya tiga rudal di atas Riyadh.
- Koalisi pimpinan Arab Saudi menyatakan telah mencegat setidaknya dua drone di atas Riyadh.
- Sejumlah situs berita melaporkan adanya ledakan yang terdengar di Dhahran.
- Dhahran merupakan kota tempat beroperasinya raksasa minyak Arab Saudi, Aramco.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Sindonews.