Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Lingkungan Netral

Kabut Asap Karhutla Ancam Keselamatan Pengguna Jalan

Senin, 7 September 2026, 10:04 WIB Sumber: Kompas
Ukuran:

Indralaya. Kondisi ini memicu kecelakaan beruntun yang melibatkan beberapa kendaraan di KM 9 jalur A pada Sabtu (5/9/2026) pagi dan menyebabkan 14 orang luka-luka. Pengelola jalan Tol Palembang-Indralaya menyiapkan langkah darurat serta mengimbau pengguna jalan berhati-hati di tengah padatnya kabut asap.

Poin-Poin Utama

  • Kabut asap karhutla diperparah embun pagi ancam keselamatan pengguna jalan akibat jarak pandang menurun drastis.
  • Kompas pantau Minggu (6/9/2026) pukul 06.00-07.00 WIB, kabut putih pekat selimuti Palembang dan sekitarnya.
  • Jarak kabut terbentang kurang lebih 12 kilometer dari Jakabaring Palembang hingga pintu gerbang Tol Palembang-Indralaya di Ibul Besar III, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, Sumsel.
  • Di sejumlah titik, jarak pandang hanya 5-10 meter.
  • Jarak pandang rata-rata kisaran 50 meter.
  • Pengendara sepeda motor dan mobil melaju pelan 20-40 kilometer per jam.
  • Nyaris semua pengemudi nyalakan lampu kendaraan agar keberadaan mereka diketahui dari arah berlawanan.
  • Kecelakaan lalu lintas beruntun libatkan tiga kendaraan terjadi di Jalan Tol Palembang-Indralaya Sabtu (5/9/2026) pagi.
  • Tiga kendaraan terlibat: Mitsubishi Triton putih BG 8136 CI dikemudikan Jurman, bus ALS hijau BK 7672 UA dikemudikan Hartono, dan bus Damri BG 7751 AQ.
  • Lokasi kecelakaan versi polisi di Jalan Tol Palembang-Indralaya KM 9+800 jalur A pada Sabtu sekitar pukul 06.30 WIB.
  • Lokasi kecelakaan versi Hutama Karya di KM 9+700 A pada Sabtu pukul 06.20 WIB melibatkan empat kendaraan termasuk Toyota Avanza.
  • Peristiwa sebabkan 14 orang luka-luka terdiri dari pengemudi dan penumpang bus DAMRI.
  • Enam korban dirawat di RS Arroyan Ogan Ilir, dua korban di RS Tanjung Senai Ogan Ilir, enam korban dirujuk ke RSUP Mohammad Hoesin Palembang.
  • Hartono pengemudi bus ALS sebutkan jarak pandang terbatas hanya sekitar 2 meter saat kecelakaan.
  • Hutama Karya versi sebutkan kecelakaan disebabkan Triton kurangi kecepatan di lajur cepat lalu ditabrak bus ALS yang sopirnya diduga kurang fokus.
Tagar Terkait
#karhutla#mitigasi bencana#kabut asap#palembang#kecelakaan lalu lintas#keselamatan jalan#jalan tol palembang-indralaya#hutama karya#ogan ilir#ogan komering ilir#embun pagi
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Kompas.

Buka Sumber di Kompas

Warta Terkini Lainnya