Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Politik Netral

Harapan Baru Perdamaian Rusia-Ukraina

Senin, 7 September 2026, 10:37 WIB Sumber: Kompas Dibaca 1 kali
Ukuran:

Ukraina melalui kompromi, terutama soal perebutan wilayah Donbas yang menjadi ganjalan utama. Sebelumnya, keduanya menemui Putin di Moskwa selama lebih dari tiga jam dan membawa gagasan baru terkait penyelesaian damai, yang menurut Kyiv lebih efektif dibanding proposal sebelumnya. Witkoff menegaskan Washington ingin mengakhiri perang lewat diplomasikekuatan militer, sementara Kremlin menyebut hasil pertemuan akan diumumkan dalam beberapa pekan mendatang.

Poin-Poin Utama

  • AS membawa proposal baru untuk akhiri perang Rusia-Ukraina.
  • Utusan AS Steve Witkoff dan Jared Kushner gelar tiga putaran pembicaraan di Kyiv.
  • Pembicaraan putaran terakhir ikut penasihat keamanan nasional dari Inggris, Perancis, dan Jerman.
  • Witkoff dan Kushner temui Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.
  • Sehari sebelum pembicaraan Kyiv, Witkoff dan Kushner temui Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskwa selama lebih dari tiga jam.
  • Ganjalan utama perdamaian adalah perebutan wilayah Donbas.
  • Rusia kuasai sebagian besar Donbas dan minta pasukan Ukraina mundur.
  • Ukraina masih pertahankan sejumlah kota dalam sabuk pertahanan Donbas.
  • Rusia ingin wilayah yang diklaim termasuk kawasan yang belum dikuasai diakui sebagai miliknya.
  • Kyiv menolak tuntutan Moskwa karena menilai masih mampu pertahankan wilayah tersisa.
  • Zelenskyy menyatakan persoalan wilayah hanya bisa diselesaikan di tingkat pemimpin.
  • Selama enam bulan, dorongan damai AS terhenti karena perhatian tersedot ke perang dengan Iran.
  • Putin pada Eastern Economic Forum Kamis (3/9/2026) menyatakan masih ada peluang mencapai kesepakatan.
  • Menurut Putin, AS dan China siap dukung penyelesaian damai, keputusan akhir di tangan Rusia dan Ukraina.
  • Gedung Putih menyatakan hasil pertemuan Moskwa akan diumumkan dalam beberapa pekan mendatang.
Tagar Terkait
#amerika serikat#perang#trump#diplomasi#perdamaian#donbas#rusia ukraina#putin#zelenskyy
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Kompas.

Buka Sumber di Kompas

Warta Terkini Lainnya