Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Lingkungan Netral

Terjunkan Relawan ke Wilayah Operasional BAI untuk Perkuat Penanganan Karhutla di Kalbar

Senin, 7 September 2026, 10:53 WIB Sumber: Media Indonesia Dibaca 1 kali
Ukuran:

INALUM dan BAI (anak usaha INALUM serta ANTAM) memperkuat penanganan karhutla di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, dengan menerjunkan 60 personel pemadam kebakaran bersertifikat gabungan dari Grup MIND ID, termasuk INALUM, ANTAM, Bukit Asam, Timah, Freeport, dan Vale Indonesia. Penanganan difokuskan pada kebakaran lahan gambut yang membutuhkan penyisiran dan pendinginan berulang karena api dapat bertahan di bawah permukaan. Selain personel, dukungan meliputi APD, fasilitas kesehatan darurat, dan satu unit mobil pemadam dari PELINDO, sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan serta kolaborasi dengan pemerintah, BNPB/BPBD, TNI, Polri, dan masyarakat setempat.

Poin-Poin Utama

  • INALUM and BAI, along with local authorities, have been conducting fire suppression in Mempawah, West Kalimantan since August 24, 2026.
  • BAI is a subsidiary of INALUM and ANTAM operating a smelter grade alumina refinery in Mempawah.
  • On Friday, September 4, 2026, MIND ID deployed 60 certified firefighter personnel to the operational area.
  • The 60 personnel came from INALUM, ANTAM, PT Bukit Asam, PT Timah, PT Freeport Indonesia, and PT Vale Indonesia.
  • Maroef Sjamsoeddin, President Director of MIND ID, personally coordinated the deployment.
  • Some fires occurred on peatland, requiring continuous monitoring, sweeping, and cooling.
  • Support included fire suppression gear, safety equipment, and medical aid for volunteers and affected residents.
  • PT Pelabuhan Indonesia (PELINDO) added one fire truck to the equipment provided on site.
  • Emergency health facilities and personal protective equipment were supplied at the location.
  • Melati Sarnita serves as President Director of INALUM.
  • Darwin Saleh Siregar serves as President Director of BAI.
  • BAI stated peatland fires require longer extinguishing periods due to subsurface fire spread.
  • Darwin Saleh Siregar cited adequate water supply and repeated sweeping/cooling as key requirements.
  • MIND ID Group stated the effort aims to accelerate fire control and reduce health and social activity impacts.
Tagar Terkait
#karhutla#kalimantan barat#lahan gambut#mind id#mempawah#inalum#bai#relawan pemadam
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.

Buka Sumber di Media Indonesia

Warta Terkini Lainnya