Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Ekonomi Netral

Hilirisasi Mineral Dinilai Jadi Kunci Kedaulatan Ekonomi Nasional

Selasa, 8 September 2026, 13:24 WIB Sumber: Republika
Ukuran:

Dekan FISIP USU Hatta Ridho menilai hilirisasi mineral menjadi kunci kedaulatan ekonomi nasional karena Indonesia memiliki kekayaan mineral besar yang harus diolah menjadi industri hilir bernilai tambah, bukan sekadar diekspor bahan mentah. Pengembangan industri mineral strategis seperti nikel, aluminium, bauksit, timah, dan emas melalui ekosistem MIND ID (ANTAM, Bukit Asam, INALUM, TIMAH) dinilai dapat memperluas lapangan kerja dan memperkuat kapasitas industri nasional. Dalam sosialisasi MediaMIND 2026 di USU Medan, mahasiswa didorong menggagas pengelolaan SDA dan hilirisasi sebagai bagian dari peran generasi muda dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan.

Poin-Poin Utama

  • Hilirisasi mineral dianggap strategis untuk kedaulatan ekonomi nasional.
  • Pengelolaan mineral Indonesia dinilai perlu diarahkan pada pengembangan industri hilir.
  • Hatta Ridho, Dekan FISIP USU, menyampaikan pernyataan tersebut.
  • Pernyataan disampaikan pada 8 September 2026.
  • Acara tersebut adalah sosialisasi MediaMIND 2026 oleh INALUM di USU Medan.
  • MediaMIND 2026 mengangkat tema "Dari Bumi untuk Kedaulatan Negeri".
  • Ekosistem hilirisasi terintegrasi dibangun melalui grup MIND ID.
  • Anggota grup MIND ID meliputi ANTAM, Bukit Asam, INALUM, dan TIMAH.
  • Komoditas yang dikembangkan meliputi nikel, aluminium, bauksit, timah, dan emas.
  • Hilirisasi dinilai dapat memperluas kesempatan kerja.
  • Penguatan industri mineral membutuhkan kualitas sumber daya manusia.
  • Mahasiswa dinilai memiliki peran penting dalam gagasan pengelolaan SDA.
  • Kebijakan pemerintah mendorong peningkatan nilai tambah sumber daya alam.
  • MediaMIND mendorong mahasiswa menggali gagasan tentang SDA dan hilirisasi.
  • Keterlibatan anak muda dinilai perlu dibangun sejak dini.
Tagar Terkait
#hilirisasi#mind id#inalum#industri pertambangan#sumber daya alam#mineral#kedaulatan ekonomi
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.

Buka Sumber di Republika

Warta Terkini Lainnya