Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Khazanah Negatif

Haedar Nashir Ungkap Persoalan Keberagamaan dan Perilaku Masyarakat

Senin, 7 September 2026, 11:16 WIB Sumber: Republika
Ukuran:

Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menyoroti ketidaksesuaian antara nilai keberagamaan dan perilaku masyarakat Indonesia, yang dibuktikan dengan masih maraknya korupsi, praktik riswah, penyalahgunaan kekuasaan, dan gaya hidup mewah. Ia juga menekankan rendahnya budaya membaca dan kesadaran ilmu sebagai tantangan kemajuan bangsa, sembari menyerukan perlunya pembaruan kehidupan beragama agar nilai agama tetap relevan. Di sisi lain, Haedar menyampaikan bahwa Muhammadiyah masih mendapat kepercayaan positif dari masyarakat sebesar 91–92 persen berdasarkan survei Litbang Kompas 2024 dan survei Lembaga Kebijakan Publik Universitas Ahmad Dahlan, sehingga misi dakwah Muhammadiyah harus terus diarahkan untuk pencerahan, pemberdayaan, dan kemajuan umat.

Poin-Poin Utama

  • Haedar Nashir, Ketua Umum PP Muhammadiyah, spoke at Hari Bermuhammadiyah 13 at Universitas Muhammadiyah Jakarta on Saturday (5/9/2026).
  • Event held at Auditorium KH Ahmad Azhar Basyir, Gedung Cendekia UMJ.
  • Haedar stated corruption remains massive, systematic, and structured despite Indonesia's Muslim majority.
  • He cited riswah, abuse of power, and luxurious lifestyles as pathways to corruption.
  • Haedar said religious observance must align with honest behavior in daily life.
  • He called for continuous renewal of religious life to maintain relevance in family, society, nation, and humanity.
  • Haedar quoted KH Ahmad Dahlan: religion dims not because of the religion itself but its adherents.
  • He noted only 1 in 1,000 Indonesians enjoy reading.
  • Low reading culture correlates with low scientific awareness and critical consciousness, according to Haedar.
  • Litbang Kompas 2024 survey: 91% of public hold positive trust toward Muhammadiyah.
  • Lembaga Kebijakan Publik Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta survey of millennials and Gen Z: 91–92% positive trust.
  • Haedar said Muhammadiyah must maintain trust while strengthening its dakwah mission.
  • Dakwah priorities: enlightening, educating, empowering, liberating, and advancing.
  • Attendees included UMJ Rector Prof Dr Ma'mun Murod, MSi.
  • Attendees included Minister of Primary and Secondary Education / BPH UMJ Chair Prof Dr Abdul Mu'ti, MEd.
Tagar Terkait
#korupsi#muhammadiyah#universitas-muhammadiyah-jakarta#umj#hari bermuhammadiyah#haedar nashir#keberagaman
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.

Buka Sumber di Republika

Warta Terkini Lainnya