Kepala Staf Kepresidenan RI Soroti Peran Muhammadiyah bagi Kemajuan Bangsa
Kepala Staf Kepresidenan RI Dudung Abdurachman menyoroti peran Muhammadiyah sebagai mitra strategis bangsa dalam membangun peradaban global melalui keseimbangan ilmu dan spiritualitas pada Hari Bermuhammadiyah 13 di UMJ. Ia menekankan bahwa kolaborasi antara negara dan masyarakat, sebagaimana diwujudkan Muhammadiyah di bidang pendidikan, kesehatan, pelayanan sosial, dan gerakan kemanusiaan, menjadi kunci pembangunan yang kuat dan dekat dengan kebutuhan rakyat. Dudung berharap Muhammadiyah terus menjadi cahaya penerang bangsa dan mendorong kemajuan Indonesia dengan menjadikan setiap amanah sebagai ruang pengabdian.
Poin-Poin Utama
- Kepala Staf Kepresidenan RI Jenderal (Purn) Prof Dr Dudung Abdurachman spoke at Hari Bermuhammadiyah 13 at Universitas Muhammadiyah Jakarta.
- The event took place at Auditorium KH Ahmad Azhar Basyir, Gedung Cendekia UMJ on Saturday (5/9/2026).
- Dudung addressed the theme 'Urgensi Keseimbangan Etos Ilmu dan Spiritualitas dalam Membangun Peradaban Global'.
- Dudung stated that knowledge in Muhammadiyah must become amal (action) that delivers benefit to others.
- Dudung outlined three Muhammadiyah teachings: being knowledgeable without losing faith, acting without much talk, and serving without seeking praise.
- Muhammadiyah's service covers education, health, social services, and humanitarian movements.
- Dudung emphasized collaboration between the state and society in national development.
- Dudung described Muhammadiyah as a strategic partner of the nation.
- Dudung said his attendance was to learn about sincerity, istiqamah, discipline, and selfless service.
- Dudung cited K.H. Ahmad Dahlan's message 'Hidup-hidupilah Muhammadiyah, jangan mencari hidup di Muhammadiyah'.
- Dudung framed office as temporary, stating a person's value lies in the benefit given.
- Dudung expressed hope that Muhammadiyah continues contributing to Indonesia's progress.
- Dudung closed his remarks praying for Allah SWT to guide all steps and for Muhammadiyah to remain a light for the nation.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.