Prabowo Pimpin Ratas Penanganan Bencana Indonesia
Presiden Prabowo memimpin ratas penanganan bencana secara virtual dari Istana Merdeka pada Senin (7/9), merespons rentetan bencana seperti gempa Flores, aktivitas Gunung Anak Krakatau, serta kebakaran hutan dan asap. Prabowo menyebut bencana tersebut sebagai konsekuensi geografis Indonesia yang berada di Rings of Fire, sehingga pemerintah harus selalu siap menghadapinya. Gunung Anak Krakatau berstatus Level III atau Siaga per 2 Juli 2026, dengan aktivitas menanjak pada 4 September yang menghasilkan sebaran abu hingga Lampung, Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat, serta penutupan jalur penerbangan domestik dan internasional.
Poin-Poin Utama
- Presiden RI Prabowo Subianto memimpin Rapat Terbatas Penanganan Bencana pada Senin (7/9) siang secara virtual dari Istana Merdeka.
- Kepala Bakom M. Qodari dan Mensos Saifullah Yusuf hadir dalam rapat secara virtual.
- Prabowo menyebut bencana yang dibahas meliputi gempa di Flores, aktivitas Gunung Anak Krakatau, kebakaran hutan, dan asap.
- Prabowo menyatakan rentetan bencana di Indonesia merupakan konsekuensi geografis Indonesia yang terletak di Rings of Fire.
- Status Gunung Anak Krakatau berada di Level III atau Siaga sejak 2 Juli 2026 pukul 16.30 WIB menurut PVMBG.
- Aktivitas Gunung Anak Krakatau meningkat pada Jumat (4/9) pukul 23.07 WIB.
- Aliran lava Gunung Anak Krakatau terlihat dari perairan Selat Sunda.
- Sebaran abu vulkanis mencapai Lampung, Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat.
- Jalur penerbangan di wilayah terdampak ditutup sementara, termasuk untuk pesawat internasional dan domestik.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh CNN.