Motif Pembunuhan Mozza Axilla Gunarsa Diduga Ingin Kuasai Harta Korban
Pembunuhan Mozza Axilla Gunarsa (17), warga Bergas, Kabupaten Semarang, yang ditemukan tinggal kerangka di perbukitan Tembalang pada September 2026 setelah hilang 15 bulan, dilakukan tersangka Mahendra Very Dwi Anggara (22). Keluarga menduga motif tersangka bukan hanya cemburu karena korban berkomunikasi dengan pria lain, tetapi juga ingin menguasai harta korban berupa sepeda motor yang kemudian dijual. Polisi hingga kini masih mendalami motif sebenarnya, sementara tersangka ditahan dan terancam jeratan hukum berat.
Poin-Poin Utama
- Mozza Axilla Gunarsa, 17, warga Bergas, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.
- Tersangka Mahendra Very Dwi Anggara, 22, warga Banjarharjo, Kabupaten Blora.
- Korban hilang sejak Juni 2025 selama 15 bulan.
- Kerangka korban ditemukan di perbukitan Tembalang, Kota Semarang, Kamis (3/9/2026).
- Tersangka ditangkap di Blora setelah penemuan kerangka.
- Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi melayat ke rumah duka Minggu (6/9/2026).
- Motif tambahan: menguasai harta korban, termasuk sepeda motor.
- Tersangka mengaku menjual motor korban.
- Ayah korban, Singgih Gunarsa, menyebut rangkaian peristiwa tampak direncanakan.
- Mozza terakhir pamit ke Pudakpayung untuk kembalikan laptop.
- Identitas terendus Desember 2025 lewat media sosial korban.
- Kepolisian: motif utama pengakuan tersangka ialah cemburu.
- Kasat Reskrim Polres Semarang: Bodia Teja Lelana.
- Kasus masih dalam pendalaman polisi.
- Tersangka ditahan, ancam hukum berat atas pembunuhan dan penyembunyian jasad.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.