Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Ekonomi Netral

Setelah Operator Seluler, Giliran Industri Menara Berpeluang Konsolidasi

Senin, 7 September 2026, 18:19 WIB Sumber: Kompas
Ukuran:

sebut akan merger. Konsolidasi ini diharapkan meningkatkan efisiensi, memperkuat struktur industri, mendorong kompetisi sehat, serta mempercepat pemerataan akses digital di Tanah Air.

Poin-Poin Utama

  • Konsolidasi industri telekomunikasi berpotensi bergeser ke bisnis menara setelah operator seluler menyisakan tiga pemain besar.
  • Direktur Utama Telkom Indonesia Dian Siswarini menyatakan konsolidasi menara merupakan fase pematangan industri.
  • Bisnis menara telekomunikasi bersifat padat modal dan membutuhkan investasi jangka panjang besar.
  • PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (Mitratel), anak usaha Telkom, dirumorkan akan merger dengan PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (Tower Bersama).
  • Tower Bersama dimiliki Bersama Digital Infrastructure Asia serta konsorsium Saratoga Group (Edwin Soeryadjaya dan Sandiaga Uno) dan Provident Capital.
  • Chief Operating Officer BPI Danantara Doni Oskaria menyatakan akan mengecek kebenaran kabar merger tersebut.
  • Doni menilai merger antara perusahaan pelat merah dan swasta sah dan merupakan bagian dari strategi bisnis.
  • Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkomsel Daru Mulyawan memandang konsolidasi di seluruh subsektor telekomunikasi sebagai hal positif.
  • Konsolidasi jangka panjang diyakini mendorong operator seluler lebih rasional, fokus pada profitabilitas dan pertumbuhan.
  • Industri seluler sebelumnya memiliki sekitar enam pemain, kini tersisa tiga operator.
  • Telkom Group fokus pada semester II-2026 pada monetisasi Telkomsel, perbaikan jaringan tetap, efisiensi biaya, dan penyederhanaan portofolio.
  • Telkom Group telah menuntaskan 12 entitas pada semester I-2026 dan melanjutkan proses streamlining.
  • Telkom Group tengah memetakan portofolio entitas berbasis segmen bisnis untuk menilai nilai strategis dan kinerja.
  • Ketua Umum Mastel Sarwoto Atmosutarno menyebut bisnis menara sebagai infrastruktur pasif mencakup lokasi dan fisik menara.
  • Konsolidasi diyakini dapat meningkatkan efisiensi, memperkuat struktur industri menara, dan mempercepat pemerataan akses digital.
Tagar Terkait
#telekomunikasi#konsolidasi#telkom#merger#menara telekomunikasi#mitratel#tower bersama#operator seluler#5g
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Kompas.

Buka Sumber di Kompas

Warta Terkini Lainnya