Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Humaniora Positif

Rekor Baru Xenotransplantasi: Ginjal Babi Berfungsi 271 Hari di Tubuh Manusia

Senin, 7 September 2026, 18:27 WIB Sumber: Media Indonesia Dibaca 1 kali
Ukuran:

Tim Andrews (66) bertahan hidup 271 hari dengan ginjal babi hasil xenotransplantasi di Mass General Brigham, Boston, menjadikannya rekor bebas dialisis terlama sekaligus transisi pertama berhasil ke transplantasi ginjal manusia. Dokter berharap teknologi ini menjadi jembatan bagi pasien menunggu donor, dengan potensi menjadi terapi tujuan akhir di masa depan mengingat lebih dari 100.000 orang AS menunggu transplantasi. Keberhasilan ini mengatasi keterbatasan donor organ, meski tantangan jangka panjang masih harus dibuktikan.

Poin-Poin Utama

  • Tim Andrews (66), pria AS, menjalani transplantasi ginjal babi di Mass General Brigham, Boston.
  • Ginjal babi berfungsi 271 hari tanpa dialisis, rekor kelangsungan hidup terlama pada xenotransplantasi ginjal babi ke manusia hidup.
  • Temuan dipublikasikan di jurnal The Lancet pada Kamis (3/9).
  • Dokter mengganti ginjal babi Andrews dengan ginjal manusia awal 2025.
  • Kasus Andrews menjadi transisi pertama yang berhasil dari xenotransplantasi ke transplantasi ginjal manusia.
  • Dr. Leonardo Riella, penulis utama studi, menyebut xenotransplantasi solusi krisis kekurangan organ global.
  • Lebih dari 100.000 orang tercatat dalam daftar tunggu transplantasi nasional di AS.
  • Mayoritas pasien dalam daftar tunggu sangat membutuhkan donor ginjal.
  • Visi tim medis menjadikan organ hewan sebagai solusi jangka pendek agar pasien lepas mesin dialisis.
  • Mass General melakukan transplantasi ginjal babi ke manusia pertama dunia awal 2024.
  • Pasien transplantasi pertama Mass General meninggal setelah 52 hari akibat penyebab jantung tak terkait transplantasi.
  • Andrews memberi harapan baru bagi ribuan pasien gagal ginjal stadium akhir di AS.
Tagar Terkait
#ginjal#xenotransplantasi#ginjal babi#transplantasi organ#mass general brigham#gagal ginjal
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.

Buka Sumber di Media Indonesia

Warta Terkini Lainnya