Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Pelni Siapkan Alternatif
Erupsi Gunung Anak Krakatau ganggu penerbangan, masyarakat dialihkan ke transportasi laut. PT Pelni pastikan layanan dari Tanjung Priok ke Surabaya, Batam, dan Belawan tetap jalan dengan beberapa kapal seperti KM Nggapulu, KM Gunung Dempo, KM Labobar, KM Dobonsolo, dan KM Dorolonda. Pelni imbau calon penumpang cek jadwal serta ketersediaan tiket lewat kanal resmi sebelum berangkat.
Poin-Poin Utama
- Erupsi Gunung Anak Krakatau ganggu penerbangan di Indonesia.
- PT Pelni (Persero) siagakan kapal laut jadi alternatif perjalanan dari Jakarta.
- Sekretaris Perusahaan Pelni Ditto Pappilanda sampaikan kesiapan operasional Senin (7/9).
- Pelni utamakan keselamatan dan kelancaran operasional kapal.
- Empat kapal layani rute Jakarta–Surabaya: KM Nggapulu, KM Gunung Dempo, KM Labobar, KM Dobonsolo.
- KM Dorolonda layani rute Jakarta–Batam–Tanjung Balai Karimun–Belawan.
- Keberangkatan kapal dari Tanjung Priok periode 7–30 September 2026.
- KM Nggapulu (Voy. 17) tiba di Tanjung Priok 7 September pukul 15.00 WIB, berangkat 8 September pukul 20.00 WIB.
- KM Gunung Dempo (Voy. 16) tiba 8 September pukul 00.01 WIB, berangkat 8 September pukul 10.00 WIB.
- KM Dorolonda (Voy. 17) tiba 10 September pukul 08.00 WIB, berangkat 10 September pukul 15.00 WIB.
- KM Labobar (Voy. 17) tiba 16 September pukul 20.00 WIB, berangkat 17 September pukul 13.00 WIB.
- KM Dobonsolo (Voy. 16 Rute B) tiba 17 September pukul 13.00 WIB, berangkat 18 September pukul 01.00 WIB.
- KM Nggapulu (Voy. 18) tiba 21 September pukul 15.00 WIB, berangkat 22 September pukul 18.00 WIB.
- KM Gunung Dempo (Voy. 17) tiba 23 September pukul 04.00 WIB, berangkat 23 September pukul 18.00 WIB.
- Pelni imbau masyarakat cek jadwal dan tiket via kanal resmi sebelum berangkat.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.