Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Pendidikan Netral

Perkuat Nilai Islami, UMY Targetkan 100 Persen Mahasiswa Mampu Baca Tulis Alquran

Senin, 7 September 2026, 18:50 WIB Sumber: Republika Dibaca 1 kali
Ukuran:

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menargetkan 100 persen mahasiswanya mampu membaca dan menulis Al-Qur'an selama empat tahun masa studi, mengingat sekitar 80 persen mahasiswa baru masih memerlukan pendampingan berdasarkan hasil tes BTQ. Penguatan nilai keislaman ini dilakukan melalui program OSDI, pembelajaran AIK, serta praktik keagamaan seperti pendampingan wudu dan salat, yang disesuaikan dengan bidang ilmu mahasiswa. Selain itu, UMY menegaskan bahwa penerimaan mahasiswa baru hanya dilakukan melalui jalur resmi dan transparan, serta membuka ruang perhatian bagi mahasiswa yang mengalami kendala pembiayaan pendidikan.

Poin-Poin Utama

  • Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) targetkan 100 persen mahasiswa mampu baca tulis Alquran dalam empat tahun ke depan.
  • Komitmen tersebut disampaikan dalam Silaturahmi Orang Tua/Wali Mahasiswa Baru UMY di Sportorium UMY pada Sabtu (5/9/2026).
  • Tes baca tulis Alquran (BTQ) dilakukan untuk memetakan kemampuan mahasiswa baru.
  • Sekitar 7,2 persen mahasiswa baru berada pada kategori sangat lancar (nilai A).
  • Sekitar 12,9 persen mahasiswa baru berada pada kategori lancar (nilai B).
  • Sekitar 80 persen mahasiswa baru masih membutuhkan pendampingan baca tulis Al-Qur'an.
  • Wakil Rektor Bidang Pengembangan Universitas dan AIK UMY, Prof. Faris Al-Fadhat, sampaikan program pembinaan.
  • Mahasiswa baru mengikuti Orientasi Studi Dasar Islam (OSDI) dan pembelajaran Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK).
  • Pendampingan mencakup membaca Alquran, wudu, dan salat.
  • Evaluasi kemampuan baca tulis Alquran dilakukan kembali menjelang kelulusan.
  • Mahasiswa laki-laki Fakultas Kedokteran diarahkan mampu menjadi imam salat dan menyampaikan ceramah.
  • Siti Barikah dari Bogor, orang tua mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah, menanyakan penerapan nilai Islami.
  • Ejen Jenal Mukarom, orang tua mahasiswa asal Tasikmalaya, minta penerimaan mahasiswa Program Studi Kedokteran berjalan resmi dan transparan.
  • Ejen juga minta perhatian terhadap mahasiswa yang hadapi kendala pembiayaan pendidikan.
  • Sekretaris Universitas UMY, Dr Bachtiar Dwi Kurniawan, tegaskan informasi penerimaan disampaikan lewat jalur resmi.
Tagar Terkait
#yogyakarta#muhammadiyah#alquran#mahasiswa baru#pendidikan islam#umy
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.

Buka Sumber di Republika

Warta Terkini Lainnya