Aktivitas Gunung Sinabung Menurun, 650 Pengungsi Kembali ke Rumah
Aktivitas Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, mulai menurun setelah erupsi pada akhir Agustus 2026, sehingga sekitar 650 jiwa (201 KK) pengungsi diperbolehkan kembali ke Desa Kuta Tengah pada 7 September. Pemulangan dilakukan karena radius zona bahaya gunung dikurangi dari 6 km menjadi 5 km dari puncak, sehingga desa tersebut dinilai aman. Meskipun aktivitas vulkanik menurun, status Gunung Sinabung masih berada pada Level III (Siaga) dan PVMBG meminta warga tetap waspada serta mematuhi rekomendasi keselamatan.
Poin-Poin Utama
- Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, alami erupsi 31 Agustus 2026 pukul 10.17 WIB dengan kolom abu setinggi 3.500 meter.
- PVMBG naikkan status Gunung Sinabung dari Level II (Waspada) ke Level III (Siaga) pascaerupsi 31 Agustus 2026.
- Aktivitas vulkanik Gunung Sinabung terpantau menurun per Senin 7 September 2026 tanpa erupsi lanjutan.
- 650 jiwa dari 201 kepala keluarga kembali ke Desa Kuta Tengah pada Senin 7 September 2026.
- Seluruh pengungsi sudah pulang dan tidak ada lagi warga di lokasi pengungsian.
- Radius zona bahaya Gunung Sinabung dikurangi dari 6 kilometer menjadi 5 kilometer dari puncak gunung.
- Status Gunung Sinabung tetap Level III (Siaga) meski warga sudah dipulangkan.
- Lokasi Gunung Sinabung di Desa Ndokum Siroga, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.
- Erupsi terakhir sebelum 31 Agustus 2026 terjadi pada tahun 2022.
- PVMBG sebut erupsi 31 Agustus 2026 bersifat awal dengan potensi erupsi lebih besar.
- Warga diminta tidak memasuki zona merah dan mematuhi rekomendasi PVMBG.
- Kepala Pos Pemantau Gunung Sinabung Armen Putra umumkan pemulangan warga.
- Pengungsian sebelumnya dilakukan ke Desa Suka Tepu.
- Zona rekomendasi bahaya radius 5 kilometer masih berlaku aktif.
- Erupsi 31 Agustus 2026 terjadi setelah jeda sejak tahun 2022.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh CNN.