Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Tekno Netral

Erupsi Anak Krakatau Menurun, Pakar UPER Ingatkan Potensi Bahaya Susulan

Sabtu, 12 September 2026, 14:05 WIB Sumber: Media Indonesia Dibaca 1 kali
Ukuran:

Gunung Anak Krakatau mengalami erupsi pada 8 September 2026 meski sebelumnya menunjukkan penurunan aktivitas setelah letusan terus-menerus selama kurang lebih 25 jam, dengan status masih Level III (Siaga). Pakar Universitas Pertamina mengingatkan bahwa penurunan aktivitas bukan berarti risiko hilang, karena potensi letusan susulan dan abu vulkanik tetap ada, bahkan dapat menyebar hingga ke Jabodetabek dan Jawa Barat. Selain itu, ancaman tsunami akibat aktivitas vulkanik di tengah laut juga perlu diwaspadai, sehingga masyarakat diimbau hanya merujuk pada informasi resmi dari PVMBG, BMKG, dan BNPB.

Poin-Poin Utama

  • Gunung Anak Krakatau mengalami erupsi pada 8 September 2026 pagi.
  • PVMBG mencatat aktivitas vulkanik sempat mengalami tren penurunan.
  • Penurunan terjadi setelah letusan terus-menerus selama kurang lebih 25 jam.
  • Gunung Anak Krakatau saat ini berstatus Level III (Siaga).
  • Pakar Iktri Madrinovella dari UPER mengingatkan risiko tidak hilang meski aktivitas menurun.
  • Potensi letusan susulan, aliran lava, dan hujan abu vulkanik masih tetap ada.
  • Aktivitas saat ini tergolong erupsi Strombolian dengan ledakan relatif ringan.
  • Abu vulkanik bergerak 10-20 knot (18-37 km/jam) ke arah timur laut hingga selatan.
  • Sebaran abu vulkanik menjangkau wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat.
  • Musim kemarau panjang menyebabkan abu bertahan lebih lama di atmosfer.
  • Risiko tsunami akibat aktivitas vulkanik di tengah laut pernah terjadi Desember 2018.
  • Pemantauan menggunakan tiltmeter, GPS, dan sensor tide gauge untuk deteksi dini.
  • Masyarakat diimbau hanya merujuk informasi resmi dari PVMBG, BMKG, dan BNPB.
  • UPER membekali mahasiswa dengan kompetensi analisis gejala alam melalui mata kuliah Seismologi dan Geodinamika.
  • Rektor UPER Ichsan Setya Putra menyatakan komitmen kampus dalam literasi bencana.
Tagar Terkait
#gunung anak krakatau#abu vulkanik#erupsi#pvmbg#vulkanologi#universitas pertamina
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.

Buka Sumber di Media Indonesia

Warta Terkini Lainnya