Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Ekonomi Netral

Penerbangan Terganggu Abu Vulkanik, Penumpang KA di Yogyakarta-Solo Melonjak

Senin, 7 September 2026, 20:21 WIB Sumber: Kompas
Ukuran:

Penutupan sementara tujuh bandara di Jakarta, Banten, Jawa Barat, dan Lampung akibat abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau membuat penumpang kereta api di wilayah Daop 6 Yogyakarta-Solo melonjak 12,5 persen menjadi 51.646 penumpang pada Minggu (6/9/2026). KAI mengoperasikan dua kereta tambahan rute Yogyakarta-Gambir dengan total kapasitas hingga 790 kursi untuk mengakomodasi lonjakan penumpang, sementara kereta reguler masih menyediakan hingga 9.426 tempat duduk. Pengoperasian kereta tambahan akan disesuaikan dengan perkembangan situasi erupsi dan dampaknya terhadap transportasi penerbangan.

Poin-Poin Utama

  • Penutupan sementara tujuh bandara akibat abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau memicu lonjakan penumpang kereta api di Yogyakarta-Solo.
  • Total penumpang naik dan turun di wilayah KAI Daop 6 pada 6 September 2026 mencapai 51.646 orang.
  • Angka penumpang tersebut naik 12,5 persen dibandingkan Minggu 30 Agustus 2026.
  • KAI Daop 6 mengoperasikan dua KA tambahan pada 6 September 2026, yaitu Yogyakarta-Gambir dan Malang-Gambir transit Yogyakarta.
  • Sebanyak 455 penumpang dari wilayah Daop 6 memanfaatkan dua KA tambahan tersebut.
  • Pada 7 September 2026, KAI kembali mengoperasikan dua KA tambahan rute Yogyakarta-Gambir dengan keberangkatan pukul 18.20 dan 22.00 WIB.
  • KA Tambahan pukul 18.20 berkapasitas 350 kursi kelas eksekutif.
  • KA Tambahan pukul 22.00 berkapasitas 200 kursi eksekutif dan 240 kursi ekonomi.
  • KA reguler relasi Yogyakarta-Jakarta melayani hingga 9.426 tempat duduk per hari.
  • Bandara Soekarno-Hatta menghentikan operasional penerbangan hingga Senin pukul 23.59.
  • Tujuh bandara ditutup sementara tersebar di Jakarta, Banten, Jawa Barat, dan Lampung.
  • Bandara terdampak: Soekarno-Hatta, Pondok Cabe, Budiarto, Halim Perdanakusuma, Radin Inten II, Muhammad Taufiq Kiemas, dan Husein Sastranegara.
  • Erupsi Gunung Anak Krakatau terjadi di Selat Sunda.
  • Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memantau informasi dari BMKG.
  • Penyesuaian operasional penerbangan dilakukan secara dinamis mengikuti sebaran abu vulkanik.
Tagar Terkait
#abu vulkanik#erupsi anak krakatau#penutupan bandara#yogyakarta#solo#kereta api tambahan#kai daop 6 yogyakarta#transportasi alternatif
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Kompas.

Buka Sumber di Kompas

Warta Terkini Lainnya