Qodari Ungkap Misi di Balik Kunjungan Prabowo ke Rusia: Buka Peluang Ekonomi Indonesia
11 merupakan bagian dari misi diplomasi ekonomi guna membuka peluang kerja sama, investasi, perdagangan, pangan, dan energi. Kunjungan ini sejalan dengan prinsip bebas aktif dalam politik luar negeri yang diabdikan untuk kepentingan nasional, sebagaimana diatur dalam UU Nomor 37 Tahun 1999. Qodari menegaskan setiap agenda kunjungan luar negeri Presiden Prabowo diarahkan untuk membawa manfaat nyata bagi penguatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.
Poin-Poin Utama
- Indonesia menjalankan politik luar negeri berdasarkan Undang-Undang Nomor 37 Tahun 1999 tentang Hubungan Luar Negeri.
- Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI Muhammad Qodari menjelaskan misi kunjungan Presiden Prabowo ke Rusia.
- Prinsip bebas aktif Indonesia diabdikan untuk kepentingan nasional.
- Presiden Prabowo melakukan kunjungan ke Vladivostok, Rusia.
- Prabowo hadir sebagai tamu kehormatan pada Eastern Economic Forum (EEF) ke-11.
- EEF ke-11 juga dihadiri Presiden Rusia Vladimir Putin.
- Penyampaian informasi oleh Qodari berlangsung pada Senin (7/9).
- Kunjungan luar negeri Prabowo diarahkan untuk membuka peluang ekonomi dan membawa manfaat bagi Indonesia.
- Prabowo mengajak pelaku usaha global menanamkan modal dan menciptakan nilai tambah di Indonesia.
- Indonesia mendorong Rusia meningkatkan perdagangan bilateral melalui kerja sama perdagangan bebas dengan Uni Ekonomi Eurasia.
- Diplomasi ekonomi bertujuan menciptakan investasi dan lapangan kerja baru.
- Kerja sama difokuskan pada penguatan industri dalam negeri dan ketahanan ekonomi nasional.
- Sektor pangan dan energi menjadi perhatian utama kerja sama Indonesia-Rusia.
- Kolaborasi pangan dan energi ditujukan menjaga kemandirian nasional di tengah ketidakpastian global.
- Diplomasi diarahkan membuka lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan, serta mendorong pertumbuhan dan pemerataan ekonomi.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.