Bandara Soekarno-Hatta Kembali Beroperasi Selasa Dini Hari
Hatta, Halim Perdanakusuma, dan Husein Sastranegara kembali beroperasi pada Selasa (8/9/2026) pukul 00.00 WIB setelah ditutup sejak Ahad (6/9/2026) akibat sebaran abu vulkanis erupsi Gunung Anak Krakatau. Sebelumnya, paper test yang dilakukan BMKG di Bandara Soekarno-Hatta menunjukkan hasil negatif sehingga operasional penerbangan dapat dilanjutkan. Meskipun erupsi menerus Gunung Anak Krakatau telah berakhir setelah berlangsung sekitar 25 jam, gunung tersebut masih mengalami erupsi strombolian dan aktivitas vulkanis masih tinggi.
Poin-Poin Utama
- Bandara Soekarno-Hatta kembali beroperasi pada Selasa (8/9/2026) pukul 00.00 WIB.
- Bandara Halim Perdanakusuma dan Husein Sastranegara juga kembali beroperasi bersamaan.
- Ketiga bandara sempat ditutup sejak Ahad (6/9/2026) akibat sebaran abu vulkanis Gunung Anak Krakatau.
- BMKG melakukan paper test di Bandara Soekarno-Hatta pada Senin pukul 13.30-14.00 WIB dengan hasil negatif.
- Erupsi menerus Gunung Anak Krakatau berlangsung sejak Jumat (4/9/2026) pukul 23.07 WIB hingga Ahad (6/9/2026) pukul 00.04 WIB.
- Durasi erupsi menerus tercatat sekitar 25 jam.
- PVMBG menyatakan erupsi menerus berakhir pada Ahad dini hari.
- Gunung Anak Krakatau masih mengalami erupsi strombolian setelah erupsi menerus berakhir.
- Kolom erupsi strombolian periode 6-7 September 2026 berwarna hitam setinggi maksimum 300 meter di atas puncak.
- Tercatat tiga kali gempa erupsi, sembilan kali gempa hembusan, 93 kali gempa frekuensi rendah, dan 98 kali gempa hybrid/fase banyak.
- Nilai RSAM meningkat pada 5 September 2026 dan menurun kembali pada 6 September 2026.
- Data deformasi belum menunjukkan perubahan signifikan yang mengindikasikan peningkatan tekanan secara cepat.
- Pengguna jasa penerbangan diimbau memeriksa status dan jadwal melalui kanal resmi maskapai.
- Bandara ditutup selama dua hari sebelum kembali beroperasi.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.