Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

seni & budaya Positif

Salon Foto Indonesia, Antara Konsistensi dan Regenerasi

Selasa, 8 September 2026, 07:34 WIB Sumber: Kompas
Ukuran:

46, konsisten mempertahankan kategori cetak warna dan monokrom sebagai warisan sejak 1973 meski kategori slide warna dihentikan sejak 2006 akibat kelangkaan film. Tahun ini SFI menambah kategori softcopy (travel dan street) untuk menarik partisipasi fotografer muda yang selama ini kurang tertarik dengan lomba salon foto. Tantangan utama FPSI adalah regenerasi peserta di tengah maraknya fotografi digital dan aktivitas memotret lewat ponsel.

Poin-Poin Utama

  • Salon Foto Indonesia (SFI) 2024 memasuki penyelenggaraan ke-46.
  • SFI digelar oleh Federasi Perkumpulan Senifoto Indonesia (FPSI) tiap tahun.
  • FPSI berdiri bersamaan SFI pertama kali pada tahun 1973.
  • SFI mempertahankan dua kategori cetak: cetak warna dan cetak monokrom.
  • Kategori slide warna terakhir dilombakan pada SFI tahun 2005.
  • FPSI menghentikan kategori slide warna sejak tahun 2006 karena kelangkaan film positif dan biaya cuci film analog yang tinggi.
  • SFI ke-46 melombakan total empat kategori: cetak warna, cetak monokrom, softcopy travel, dan softcopy street.
  • Dua kategori softcopy (travel dan street)ditambahkan untuk menarik partisipasi pegiat fotografi lebih luas.
  • Kategori travel mencakup lanskap wisata, pentas budaya, dan kehidupan sehari-hari.
  • Kategori street menginterpretasikan foto apapun yang ditemui di jalanan.
  • Ketua Umum FPSI saat ini adalah Agatha Anne Bunanta.
  • FPSI mengklaim SFI menjadi satu-satunya komunitas salon foto di dunia yang masih mempertahankan kategori cetak.
  • SFI memiliki kategori Best of Youth untuk peserta berusia di bawah 25 tahun.
  • FPSI pernah menggelar Youth Photo Festival dan merangkul klub foto mahasiswa.
  • Tantangan utama FPSI saat ini adalah menarik partisipasi fotografer muda di SFI.
Tagar Terkait
#regenerasi#fotografi#salon foto indonesia#sfi#fpsi#kompetisi foto#seni fotografi#kategori cetak#softcopy
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Kompas.

Buka Sumber di Kompas

Warta Terkini Lainnya