PB Djarum Buka-bukaan Soal Krisis Regenerasi Bulu Tangkis Indonesia
15 dan U-17. Pelatih PB Djarum menilai masalah tidak hanya pada teknik, tetapi juga pada postur, kekuatan otot, dan kurangnya aktivitas fisik anak-anak Indonesia, yang berdampak pada gizi dan kebugaran atlet muda. Untuk menjawab tantangan ini, PB Djarum menggelar Audisi Umum PB Djarum 2026 di Kudus pada 9-13 September dengan 1.601 peserta dari seluruh Indonesia guna memperluas basis pencarian bakat muda.
Poin-Poin Utama
- PB Djarum menilai stok pemain muda bulu tangkis nasional mulai tertinggal dari negara Asia lain.
- Ketertinggalan terlihat di turnamen kelompok usia tingkat Asia, menurut Koordinator Pelatih Tunggal Putra Fung Permadi.
- Tiongkok dan Taiwan mendominasi kejuaraan Asia U-15 dan U-17.
- Taiwan menempatkan pemain di bawah 19 tahun hingga semifinal ganda campuran International Challenge.
- Atlet muda Indonesia kalah postur, kekuatan otot, dan tenaga dibanding pemain Asia lain.
- Fung Permadi menyebut asupan gizi buruk dan minim aktivitas fisik jadi penyebab.
- Anak-anak Taiwan lebih aktif bergerak seperti jalan kaki atau bersepeda ke sekolah.
- Koordinator Pelatih Tunggal Putri Hendrawan menyoroti penggunaan gawai sebagai tantangan kebugaran.
- Hendrawan menekankan efisiensi latihan lebih penting daripada durasi panjang.
- Audisi Umum PB Djarum 2026 digelar sebagai perluasan basis pencarian bakat.
- Ketua Tim Pencari Bakat Sigit Budiarto memimpin audisi tersebut.
- Seleksi sebelumnya sudah berlangsung di Pekanbaru dan Makassar.
- Tahap Kudus berlangsung 9-13 September 2026 di GOR Djarum, Jati, Kudus.
- Sebanyak 1.601 pebulu tangkis muda dari Sumatra hingga Papua ikut audisi.
- Peserta berasal dari kelompok usia U-11, KU-11, dan KU-12.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.