Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Nusantara Netral

Gunung Ili Lewotolok Erupsi Lagi, Kolom Abu Capai 800 Meter

Selasa, 8 September 2026, 07:50 WIB Sumber: Media Indonesia
Ukuran:

Gunung Ili Lewotolok di Lembata, NTT erupsi pada Selasa (8/9/2026) pukul 06.35 WITA dengan kolom abu setinggi 800 meter condong ke arah barat, terekam seismogram amplitudo 40 mm selama sekitar tiga menit. Aktivitas ini lebih tinggi dibanding hari sebelumnya yang mencatat ratusan letusan dengan kolom abu 300-700 meter serta lontaran material pijar. Tingkat aktivitas masih Status Level II (Waspada), dengan rekomendasi tidak masuk radius 2 km dari pusat aktivitas dan 3 km di sektor selatan-tenggara.

Poin-Poin Utama

  • Gunung Ili Lewotolok terletak di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur.
  • Gunung ini mengalami erupsi pada Selasa (8/9/2026) pukul 06.35 WITA.
  • Tinggi kolom abu erupsi mencapai 800 meter di atas puncak atau 2.223 meter di atas permukaan laut.
  • Kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan condong ke arah barat.
  • Erupsi terekam dengan amplitudo maksimum 40 milimeter dan durasi sekitar tiga menit.
  • Pada Senin (7/9/2026), tercatat ratusan kali letusan dengan kolom abu berkisar 300 hingga 700 meter.
  • Erupsi Senin disertai lontaran material pijar ke segala arah di dalam area kawah.
  • Material pijar terlontar ke sektor barat daya sejauh 100 meter dari bibir kawah.
  • Gempa Letusan tercatat 384 kali dengan amplitudo 16,6-40 mm dan durasi 30-188 detik.
  • Gempa Hembusan tercatat 74 kali.
  • Tremor Non-Harmonik dan Harmonik tercatat 30 kali.
  • Gempa Hybrid/Fase Banyak tercatat 5 kali.
  • Gempa Tektonik Lokal dan Jauh tercatat 2 kali.
  • Jarak endapan lava di sektor selatan-tenggara mencapai 1.800 meter dari bibir kawah.
  • Jarak endapan lava di sektor timur laut mencapai 1.100 meter dari bibir kawah.
Tagar Terkait
#erupsi#bencana alam#ntt#gunung api#gunung ili lewotolok#lembata
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.

Buka Sumber di Media Indonesia

Warta Terkini Lainnya