Gunung Anak Krakatau Erupsi yang Keempat Siang Hari Ini
Gunung Anak Krakatau (GAK) erupsi empat kali pada Selasa (8/9) sejak dini hari hingga pukul 11.34 WIB, terekam seismograf dengan amplitudo maksimum 50 mm dan durasi 17 detik. Status gunung saat ini Level III atau Siaga sejak erupsi beruntun akhir pekan lalu. Selain itu, Gunung Ibu di Halmahera dilaporkan erupsi tujuh kali dan Gunung Ile Lewotolok di Lembata erupsi dengan kolom abu setinggi 800 meter, keduanya berstatus Waspada atau Level II.
Poin-Poin Utama
- Gunung Anak Krakatau (GAK) di Selat Sunda erupsi empat kali pada Selasa (8/9).
- Erupsi pertama GAK terjadi pukul 05.08 WIB dengan amplitudo 47 mm dan durasi 15 detik.
- Erupsi kedua GAK terjadi pukul 05.34 WIB dengan amplitudo 44 mm dan durasi 10 detik.
- Erupsi ketiga GAK terjadi pukul 07.49 WIB dengan amplitudo 48 mm dan durasi 19 detik.
- Erupsi keempat GAK terjadi pukul 11.34 WIB dengan amplitudo 50 mm dan durasi 17 detik.
- Seluruh erupsi GAK pada hari itu tidak teramati secara visual.
- Status GAK saat ini Level III (Siaga) sejak erupsi beruntun akhir pekan sebelumnya.
- Gunung Ibu di Halmahera, Maluku Utara erupsi tujuh kali sejak dini hari hingga siang.
- Erupsi terbaru Gunung Ibu terjadi pukul 12.01 WIT (10.01 WIB) dengan amplitudo 28 mm dan durasi 44 detik.
- Status Gunung Ibu saat ini Waspada (Level II).
- Gunung Ile Lewotolok di Lembata, NTT erupsi pukul 06.35 WITA dengan kolom abu setinggi ±800 m di atas puncak.
- Ketinggian kolom abu Ile Lewotolok setara ±2.223 m di atas permukaan laut.
- Arah kolom abu Ile Lewotolok ke barat dengan intensitas tebal berwarna kelabu.
- Erupsi Ile Lewotolok tercatat amplitudo 40 mm dan durasi 180 detik.
- Status Ile Lewotolok saat ini Waspada (Level II).
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh CNN.