Demokrat Tegaskan Pidato AHY soal Kekuasaan Tak Terkait Pilpres 2029
Partai Demokrat men tegaskan pidato Ketum AHY soal kekuasaan tak terkait persiapan Pilpres 2029, melainkan soal konsep besar, tanggung jawab ke rakyat, dan refleksi 25 tahun partai. Demokrat sebut pernyataan AHY tentang kekuasaan yang ada batasnya keliru kalau diartikan sinyal nyapres, sekaligus menegaskan dukungan Demokrat ke program Presiden Prabowo seperti Sekolah Rakyat dan revitalisasi madrasah. Sebelumnya, Waketum Golkar Ahmad Doli Kurnia menilai gestur AHY memberi sinyal kuat jadi kontestan di Pilpres 2029.
Poin-Poin Utama
- Partai Demokrat menegaskan pidato Ketum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) soal kekuasaan tidak terkait Pilpres 2029.
- Demokrat menyatakan pidato AHY membahas konsep besar, gagasan, dan masa depan bangsa, bukan politik praktis.
- Demokrat menyebut pernyataan AHY soal kekuasaan harus dilihat secara utuh sebagai amanah rakyat yang memiliki batas waktu.
- AHY menyampaikan bahwa kekuasaan datang dan pergi, jabatan memiliki waktu, dan pemilu memiliki siklus.
- AHY meminta kader Demokrat melakukan refleksi dan introspeksi atas 25 tahun perjalanan perusahaan.
- AHY menyatakan 25 tahun pertama Demokrat adalah sejarah dan 25 tahun berikutnya adalah tanggung jawab kader.
- AHY meminta kader di pemerintahan menggunakan kekuasaan untuk melayani rakyat.
- AHY meminta kader hadir saat rakyat membutuhkan, bukan hanya saat partai membutuhkan suara.
- Demokrat menyebut keliru mengartikan pernyataan AHY sebagai persiapan maju Pilpres 2029.
- Demokrat menegaskan AHY mendukung program prioritas Presiden Prabowo Subianto.
- Program prioritas Prabowo yang didukung AHY meliputi Program Sekolah Rakyat serta revitalisasi madrasah dan pondok pesantren.
- AHY juga mendukung upaya Prabowo mencegah penyimpangan, korupsi, dan menjaga akuntabilitas proyek strategis nasional.
- Waketum Golkar Ahmad Doli Kurnia sebelumnya menilai gestur AHY memberi sinyal siap maju di Pilpres 2029.
- Doli menyoroti posisi AHY yang berada di koalisi pemerintah sebagai kontender potensial.
- Pernyataan Demokrat tersebut dirilis pada Selasa (8/9/2026).
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh DetikNews.