BMKG: Hujan Lebat Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah hingga 14 September
BMKG memprakirakan hujan signifikan masih berpotensi mengguyur sejumlah wilayah Indonesia hingga 14 September 2026, meski sebagian besar wilayah berada dalam musim kemarau dan fenomena El Nino berkategori sangat kuat. Hujan berpotensi terjadi di sebagian Sumatra, Kalimantan, Jawa bagian barat, dan Papua, dengan puncak intensitas pada 8–10 September yang menjadikan Aceh dan Sumatra Utara berstatus siaga. BMKG menekankan musim kemarau tidak menghilangkan potensi hujan lebat secara lokal karena dipengaruhi dinamika atmosfer seperti MJO, Gelombang Kelvin, dan Gelombang Rossby Ekuatorial.
Poin-Poin Utama
- BMKG prediksi hujan signifikan guyur sejumlah wilayah Indonesia hingga 14 September 2026.
- Fenomena El Nino kategori sangat kuat masih terjadi.
- Wilayah berpotensi hujan: sebagian Sumatra, Kalimantan, Jawa bagian barat, Papua.
- Pendoru hujan: MJO, Gelombang Kelvin, Gelombang Rossby Ekuatorial, perlambatan dan belokan angin.
- 8–10 September: hujan sedang berpotensi di Sumatra Barat, Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Bangka Belitung, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Sulawesi Barat, Papua Barat Daya, Papua.
- 8–10 September: hujan lebat hingga sangat lebat kategori siaga di Aceh dan Sumatra Utara.
- Hujan lebat dapat disertai kilat/petir dan angin kencang.
- 11–14 September: hujan sedang berpotensi di Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kalimantan Utara, Papua Pegunungan, Papua.
- 3–6 September 2026: curah hujan tertinggi Sumatra Utara 137 mm/hari.
- 3–6 September 2026: curah hujan Aceh 94 mm/hari.
- 3–6 September 2026: curah hujan Sulawesi Selatan 55 mm/hari.
- 3–6 September 2026: curah hujan Kalimantan Barat 50 mm/hari.
- Dasarian I–III September: curah hujan kategori rendah hingga menengah, 0–150 mm/dasarian.
- Curah hujan <50 mm/dasarian dominan di Sumatra selatan, Jawa, Bali, NTT, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, sebagian Papua.
- BMKG ingatkan potensi angin kencang, sambaran petir, pohon tumbang, baliho roboh, genangan.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.