Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Ekonomi Netral

Strategi Investasi Bitcoin 2026: Menghadapi Volatilitas dengan Dollar Cost Averaging

Selasa, 8 September 2026, 11:51 WIB Sumber: Media Indonesia
Ukuran:

Harga Bitcoin pada September 2026 tercatat di US$78.937 atau turun 37,5% dari ATH US$126.198, namun koreksi siklus 2025-2026 disebut lebih dangkal dan singkat dibanding siklus sebelumnya. Platform PINTU menyarankan strategi Dollar Cost Averaging (DCA) dengan nominal rutin dan terjangkau untuk mengelola volatilitas, sembari mewaspadai pengaruh kebijakan moneter The Fed dan sentimen institusional. Investor diimbau fokus pada profil risiko pribadi, bukan menebak titik terendah pasar.

Poin-Poin Utama

  • Bitcoin diperdagangkan di level US$78.937 per 8 September 2026 berdasarkan data PINTU.
  • Harga Bitcoin turun sekitar 37,5% dari ATH US$126.198,07 yang tercatat pada 6 Oktober 2025.
  • Titik terendah siklus 2025-2026 terjadi pada 1 Juli 2026 di kisaran US$57.735.
  • Bitcoin mencatatkan kenaikan sekitar 25% sepanjang Agustus 2026, performa bulanan terkuat sejak November 2024.
  • Koreksi siklus 2014-2015: penurunan 81,6% dengan durasi puncak ke titik terendah 321 hari.
  • Koreksi siklus 2018-2019: penurunan 83,6% dengan durasi puncak ke titik terendah 385 hari.
  • Koreksi siklus 2022-2023: penurunan 76,7% dengan durasi puncak ke titik terendah 381 hari.
  • Koreksi siklus 2025-2026: penurunan 54,25% dengan durasi puncak ke titik terendah 268 hari.
  • Arus masuk bersih ETF Bitcoin spot mencapai US$216,70 juta pada 1 September 2026.
  • Arus keluar ETF Bitcoin spot tercatat sebesar US$236,46 juta pada 2 September 2026.
  • Tim Pintu Academy merekomendasikan strategi Dollar Cost Averaging (DCA) untuk investor jangka panjang.
  • Investasi Bitcoin di PINTU dapat dimulai dari nominal Rp11.000 karena Bitcoin dapat dibeli dalam satuan desimal.
  • Data CoinDesk per 1 September 2026 menunjukkan peluang 66% The Fed menaikkan suku bunga 25 basis poin pada 16 September 2026.
  • PINTU merupakan platform investasi aset digital yang berizin dan diawasi OJK.
  • Riset perbandingan koreksi siklus berasal dari CoinGecko per 25 Juni 2026.
Tagar Terkait
#investasi#bitcoin#kripto#dca#pintu#etf bitcoin#dollar cost averaging#volatilitas
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.

Buka Sumber di Media Indonesia

Warta Terkini Lainnya