Febiola Purba, Juara Kelas yang Hilang Ingatan Setelah Keracunan MBG
Febiola Purba (16), siswa SMK di Karo yang selalu menjadi juara kelas, mengalami gangguan ingatan, kejang, dan kelemahan tubuh setelah dugaan keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) pada 13 Agustus 2026. Sejak kejadian itu, ia telah dirawat di lima rumah sakit dan kini menjalani rawat jalan di RSUP Haji Adam Malik Medan dengan pendampingan dari Badan Gizi Nasional, sementara keluarganya berharap ia mendapat penanganan terbaik agar pulih kembali.
Poin-Poin Utama
- Febiola Purba, 16, siswa SMK Bersama Berastagi, Kabupaten Karo, juara kelas sejak SMP.
- Febiola menderita kejang, gangguan ingatan, tubuh lemas setelah keracunan MBG.
- Perawatan berlangsung hampir satu bulan di lima rumah sakit berbeda.
- Keracunan terjadi pada Kamis (13/8/2026) dengan gejala mual, muntah, pusing, gatal-gatal.
- Febiola pertama kali dirawat tiga hari di RSUD Kabanjahe.
- Setelah pulang, Febiola mengalami kejang dan tidak sadarkan diri, dirujuk ke Rumah Sakit Umum Efarina.
- Dari Efarina, Febiola dirujuk ke RSU Haji Medan dan dirawat selama sepekan.
- Febiola hanya mengenali ayah dan ibunya, tidak mengenali keluarga serta teman lain.
- Dokter menduga keracunan menyerang sistem saraf Febiola.
- Febiola kembali mengalami kejang dan dirawat di RSU Amanda Berastagi, Karo.
- Pada 7 September 2026, Febiola menjalani rawat jalan di Poliklinik Psikiatri dan Neurologi RSUP Haji Adam Malik.
- Petugas Badan Gizi Nasional (BGN) menjemput dan mendampingi Febiola.
- Febiola anak keempat dari enam bersaudara.
- Ayah Febiola buruh harian lepas, ibu Elvinus Lusiana Sitanggung (49) berjualan di warung.
- Biaya pengobatan ditanggung pemerintah dan BGN.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Kompas.