Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Umum Negatif

Kebencanaan Tinggi, Pemerintah Diminta Tidak Kurangi Anggaran Mitigasi Bencana

Selasa, 8 September 2026, 15:15 WIB Sumber: Media Indonesia
Ukuran:

Pakar kebencanaan UMY Rahmawati Husein memperingatkan pemerintah agar tidak memangkas anggaran mitigasi bencana di tengah tingginya risiko bencana di Indonesia, karena hal itu memperbesar dampak kerugian dan korban. Ia menyoroti lemahnya koordinasi antarinstansi serta ketergantungan daerah terhadap pusat dalam alokasi dana, sekaligus mendorong optimalisasi Dana Bersama Penanggulangan Bencana (PFB) yang telah terakumulasi Rp7,3 triliun hingga semester I 2025 agar lebih mudah diakses daerah dan masyarakat. Di tingkat daerah, DPRD DIY menilai rencana anggaran penanggulangan bencana DIY 2027 senilai Rp18,3 miliar masih minim untuk program penanggulangan dan kesiapsiagaan masyarakat, sehingga merekomendasikan empat langkah strategis berupa prioritas anggaran untuk simulasi dan pelatihan, penindakan pelanggaran tata ruang, konsolidasi edukasi kebencanaan, serta penyediaan perlengkapan keselamatan bagi relawan dan jurnalis.

Poin-Poin Utama

  • Rahmawati Husein, pakar Tata Kelola Bencana UMY, minta pemerintah jangan kurangi anggaran mitigasi bencana.
  • Risiko bencana Indonesia tinggi, pemangkasan biaya mitigasi perbesar dampak kerugian saat bencana terjadi.
  • Penguatan kapasitas masyarakat harus dilakukan terus-menerus karena kondisi dan kebutuhan berubah.
  • Daerah masih bergantung pada pemerintah pusat dalam alokasi dana kebencanaan.
  • Setiap instansi masih cenderung kerja sendiri-sendiri sehingga koordinasi belum optimal.
  • Pemerintah siapkan skema Dana Bersama Penanggulangan Bencana (PFB) sebagai instrumen komplementer.
  • Dana PFB terakumulasi hingga Rp7,3 triliun pada semester I 2025.
  • Akses PFB diminta dioptimalkan hingga ke daerah serta libatkan partisipasi masyarakat luas.
  • DPRD DIY soroti minimnya rencana anggaran kebencanaan untuk 2027.
  • Rancangan anggaran penanggulangan bencana DIY 2027 bernilai total sekitar Rp18,3 miliar.
  • Porsi program pen Penanggulangan bencana dari total dana DIY 2027 hanya sekitar Rp2 miliar.
  • Target penyediaan peralatan kesiapsiagaan bencana baru mencakup 25 keluarga.
  • Logistik evakuasi diproyeksikan hanya untuk 500 orang.
  • DIY punya potensi bencana: Gunung Merapi status level II (siaga), gempa sesar Opak, megathrust Selatan Jawa, dan hidrometeorologi.
  • Empat rekomendasi strategis DPRD DIY untuk perkuat mitigasi: prioritas anggaran simulasi/pelatihan, penindakan pelanggaran tata ruang, konsolidasi edukasi KKN tematik, dan fasilitasi safety helmet serta pakaian pelindung bagi relawan dan jurnalis.
Tagar Terkait
#bnpb#mitigasi bencana#anggaran#penanggulangan bencana#dprd diy#pfb#destana
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.

Buka Sumber di Media Indonesia

Warta Terkini Lainnya