Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Internasional Netral

Iran Kecam Kanada karena Dukung Aksi Militer AS di Selat Hormuz

Selasa, 8 September 2026, 17:05 WIB Sumber: Media Indonesia
Ukuran:

AS setelah pembicaraan perdagangan kolaps dan penerapan tarif timbal balik.

Poin-Poin Utama

  • Iran mengkritik Kanada atas dukungannya terhadap tindakan militer AS di Selat Hormuz.
  • Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, mengeluarkan pernyataan melalui platform X.
  • Baghaei menuduh Kanada memilih menyenangkan AS dan tunduk pada intimidasi.
  • Kanada mendukung AS saat Presiden Donald Trump meremehkan kedaulatan Kanada dengan menyebutnya bagian dari wilayah AS.
  • Trump pada Senin (7/9) mengunggah peta yang mencakup Kanada, Greenland, dan Islandia.
  • Trump berulang kali membahas rencana menjadikan Kanada negara bagian ke-51 AS dan mencaplok Greenland.
  • Baghaei menyatakan Kanada tidak bisa kredibel menjadi pejuang perdamaian sambil mendukung agresi militer AS.
  • Hubungan dagang Kanada-AS memburuk setelah pembicaraan perdagangan kolaps bulan lalu.
  • PM Kanada Mark Carney menyatakan tuntutan AS sudah keterlaluan.
  • AS memberlakukan tarif senilai US$20 miliar terhadap barang Kanada.
  • Kanada membalas dengan tarif retaliasi terhadap barang AS.
  • Iran juga memperingatkan Korea Selatan agar tidak terlibat militer di Selat Hormuz.
  • Anggota DPR AS Jason Crow menyebut konflik tersebut sebagai 'rawa yang mutlak'.
  • Senator AS Mark Warner menyebut perang Trump merugikan pembayar pajak AS hingga US$100 miliar.
  • Warner menyatakan biaya perang meningkat US$1 juta setiap dua menit tanpa rencana, strategi, maupun sekutu yang jelas.
Tagar Terkait
#iran#amerika serikat#selat hormuz#donald trump#kanada#perang dagang#tarif#esmaeil baghaei
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.

Buka Sumber di Media Indonesia

Warta Terkini Lainnya