Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Nasional Negatif

Dampak Abu Vulkanik, Penumpang Bus Surabaya-Jakarta Melonjak 40 Persen dalam Dua Hari

Selasa, 8 September 2026, 19:05 WIB Sumber: Media Indonesia
Ukuran:

Jakarta di Terminal Purabaya hingga 40 persen dalam dua hari. Sebagian besar penumpang merupakan calon penumpang pesawat yang penerbangannya dibatalkan mendadak dan beralih ke bus karena kehabisan tiket kereta api. Transportasi bus AKAP kini menjadi moda alternatif utama menuju Jakarta di tengah gangguan penerbangan udara dan terbatasnya kuota tiket kereta api.

Poin-Poin Utama

  • Penutupan dua bandara di Jakarta akibat erupsi Gunung Anak Krakatau picu lonjakan penumpang bus AKAP rute Surabaya-Jakarta di Terminal Purabaya, Bungurasih, Waru, Sidoarjo.
  • Jumlah penumpang bus AKAP rute Surabaya-Jakarta melonjak 40 persen dibanding hari biasa dalam dua hari terakhir.
  • Sebagian besar penumpang bus merupakan calon penumpang pesawat yang penerbangannya dibatalkan mendadak.
  • Calon penumpang pesawat beralih ke bus AKAP karena kebutuhan kerja mendesak dan kehabisan tiket kereta api.
  • Adit, 35, salah satu calon penumpang, mengaku terpaksa beralih dari pesawat ke bus karena penutupan Bandara Soekarno-Hatta.
  • Petugas ticketing bus AKAP bernama Eko, 50, membenarkan peningkatan jumlah penumpang signifikan dalam dua hari terakhir.
  • Bandara Soekarno-Hatta termasuk salah satu dari dua bandara di Jakarta yang ditutup.
  • Transportasi bus AKAP menjadi moda alternatif utama menuju Jakarta saat penerbangan terganggu dan tiket kereta api terbatas.
  • Peristiwa erupsi Gunung Anak Krakatau menjadi penyebab utama penutupan bandara di Jakarta.
  • Adit menyampaikan pengalamannya saat ditemui di Terminal Purabaya pada Senin, 7 September 2026.
  • Jalur keberangkatan bus AKAP tujuan Jakarta di Terminal Purabaya tampak padat oleh calon penumpang.
Tagar Terkait
#abu vulkanik#jakarta#erupsi gunung anak krakatau#pembatalan penerbangan#surabaya#bus antarkota antarprovinsi#akap#terminal purabaya
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.

Buka Sumber di Media Indonesia

Warta Terkini Lainnya