Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Politik Netral

Demonstran Australia Serukan Usir Dubes Israel Atas Kematian Relawan Gaza

Selasa, 8 September 2026, 19:40 WIB Sumber: DetikNews
Ukuran:

Puluhan demonstran di Canberra menuntut pengusiran Duta Besar Israel setelah Tel Aviv menolak menuntut pidana pelaku tewasnya relawan kemanusiaan Zomi Frankcom, warga Australia, dalam serangan drone Israel di Gaza pada April 2024. Dalam unjuk rasa pada Selasa (8/9), mereka membawa foto korban Gaza, meneriakkan slogan pro-Palestina, dan memblokir akses Kedutaan Besar Israel hingga polisi memindahkan mereka. Aksi ini dipicu pernyataan Komandan Israel Kolonel Nochi Mendel yang mengaku tidak menyesal atas serangan tersebut, sementara Senator Mehreen Faruqi dan sahabat Frankcom mengecam keras sikap Israel dan meminta pemerintah Australia menjatuhkan sanksi.

Poin-Poin Utama

  • Puluhan demonstran berkumpul di luar Kedutaan Besar Israel di Canberra pada Selasa (8/9).
  • Para demonstran menuntut pengusiran Duta Besar Israel.
  • Israel menolak mengajukan tuntutan pidana terkait tewasnya relawan kemanusiaan di Jalur Gaza.
  • Zomi Frankcom (43), warga negara Australia, tewas sebagai salah satu relawan kemanusiaan.
  • Tujuh relawan World Central Kitchen (WCK) tewas dalam serangan militer Israel di Jalur Gaza.
  • Frankcom dan enam relawan WCK lainnya tewas akibat serangan drone pada 1 April 2024.
  • Kendaraan yang ditumpangi relawan memiliki logo WCK saat serangan terjadi.
  • Demonstran membawa foto-foto warga Palestina yang tewas di Gaza.
  • Slogan yang diteriakkan termasuk 'Usir Duta Besar Israel' dan 'Bebaskan Palestina'.
  • Demonstran sempat memblokir pintu masuk gedung kedutaan sebelum polisi memindahkan mereka.
  • Kolonel Nochi Mendel, komandan militer Israel, membela keputusannya memerintahkan serangan tersebut.
  • Mendel menyatakan 'Saya tidak menyesali perbuatan saya' dalam wawancara media pekan lalu.
  • Senator Mehreen Faruqi dari Partai Hijau hadir dan menyerukan penjatuhan sanksi terhadap Israel.
  • Maret 2026: Menteri Luar Negeri Penny Wong menyatakan 'marah' atas keputusan Israel.
  • PM Anthony Albanese menyatakan Israel tidak memenuhi standar akuntabilitas yang diharapkan Australia.
Tagar Terkait
#israel#australia#demonstrasi#jalur gaza#penny wong#zomi frankcom#world central kitchen#anthony albanese#canberra
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh DetikNews.

Buka Sumber di DetikNews

Warta Terkini Lainnya