Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Internasional Netral

73 Warga Sipil jadi Korban Serangan Houthi di Arab Saudi Selatan

Selasa, 8 September 2026, 19:52 WIB Sumber: Media Indonesia Dibaca 1 kali
Ukuran:

Sedikitnya 73 warga sipil terluka akibat serangan Houthi dari Yaman yang menargetkan fasilitas sipil dan komersial di empat kota di selatan Arab Saudi, termasuk Abha, Khamis Mushait, Jazan, dan Najran. Juru bicara koalisi militer pimpinan Saudi mengecam serangan tersebut sebagai eskalasi berbahaya dan pelanggaran kedaulatan, serta menegaskan akan mengambil langkah operasional untuk menetralisir ancaman. Serangan ini terjadi di tengah kemajuan pasukan pemerintah Yaman di empat front pertempuran, sehingga memicu kekhawatiran berakhirnya periode tenang sejak April 2022 dalam konflik Yaman yang sudah berlangsung hampir 12 tahun.

Poin-Poin Utama

  • 73 warga sipil terluka akibat serangan Houthi dari Yaman di Arab Saudi selatan pada Selasa (8/9/2026).
  • Serangan menargetkan empat kota utama: Abha, Khamis Mushait, Jazan, dan Najran.
  • Korban meliputi perempuan dan anak-anak.
  • Juru bicara koalisi Mayjen Turki al-Maliki menyebut serangan sebagai eskalasi berbahaya dan pelanggaran kedaulatan.
  • Koalisi berjanji menetralisir setiap sumber ancaman.
  • Militer Yaman menyatakan kesiapan mendukung Arab Saudi.
  • Pada Senin (7/9), pasukan pemerintah Yaman mencatat kemajuan di empat front: Al-Jawf, Al-Bayda, Taiz, dan Al-Hudaydah.
  • Ketua Dewan Kepemimpinan Presiden Rashad al-Alimi berjanji melanjutkan operasi militer hingga kewenangan negara pulih.
  • Pertempuran kembali memanas setelah periode tenang sejak April 2022.
  • Konflik Yaman berlangsung hampir 12 tahun sejak Houthi merebut Sanaa pada 2014.
  • Houthi didukung Iran.
  • Houthi menargetkan kapal komersial di Laut Merah.
  • Arab Saudi membentuk aliansi maritim internasional pada Juli lalu sebagai respons.
Tagar Terkait
#arab saudi#houthi#yaman#konflik yaman#serangan#koalisi militer
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.

Buka Sumber di Media Indonesia

Warta Terkini Lainnya