Bandara Soetta dan 7 Lainnya Sudah Aman dari Dampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
Hatta, Halim Perdanakusuma, dan Husein Sastranegara, dinyatakan negatif dari paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau berdasarkan hasil paper test. AirNav Indonesia kemudian menerbitkan NOTAM untuk pembukaan kembali operasional penerbangan secara bertahap sejak Selasa dini hari hingga pagi. BMKG juga melaporkan pergerakan abu vulkanik berada pada ketinggian hingga 7.000 kaki ke arah selatan-barat daya dengan kecepatan 5-10 knot, serta melakukan koordinasi untuk memastikan ruang udara nasional tetap aman.
Poin-Poin Utama
- BMKG confirms eight airports safe from Anak Krakatau volcanic ash via negative paper tests.
- Eight airports had been previously closed due to ash exposure.
- Paper test verification conducted periodically in airspace and runway areas at 06:00 WIB.
- AirNav Indonesia issued NOTAMs to reopen airports progressively from Tuesday early morning.
- Soekarno-Hatta Airport (Tangerang) reopened at 00:30 WIB.
- Halim Perdanakusuma Airport (Jakarta) reopened at 00:40 WIB.
- Husein Sastranegara Airport (Bandung) reopened at 00:42 WIB.
- Budiarto Curug Airport (Tangerang) reopened at 01:25 WIB.
- Pondok Cabe Airport (Tangerang Selatan) reopened at 01:28 WIB.
- Muhammad Taufiq Kiemas Airport (Pesisir Barat) reopened at 09:31 WIB.
- Radin Inten II Airport (Lampung) reopened at 09:45 WIB.
- Salakanagara Tanjung Lesung Airport (Banten) reopened at 09:50 WIB.
- Volcanic ash from Anak Krakatau reached altitude of 7,000 feet (2.13 km).
- Ash moving south-southwest at 5-10 knots toward northwest Banten.
- Weather around Anak Krakatau and Sunda Strait clear to partly cloudy from morning to night.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.