Sejarah Holden, Mobil Legendaris Asal Australia
Holden, perusahaan asal Adelaide yang awalnya bergerak di bidang pelana kuda, bertransformasi menjadi produsen otomotif legendaris Australia sejak 1908 dan resmi dihentikan General Motors pada 2020. Di Indonesia, model seperti Kingswood, Torana, Monaro, dan Commodore melalui PT Udatimex pada 1970-an menjadi simbol mobil klasik dengan basis penggemar yang masih aktif hingga kini. Penutupan pabrik terakhir di Elizabeth pada 2017 serta pergeseran selera konsumen ke SUV dan persaingan merek Asia menyebabkan merek Holden akhirnya dipensiunkan sepenuhnya.
Poin-Poin Utama
- Holden resmi didirikan pada tahun 1856 oleh James Alexander Holden di Adelaide, Australia Selatan, dengan nama J.A. Holden & Co..
- Bisnis awal Holden memproduksi pelana kuda dan perlengkapan berkuda, bukan mobil.
- Edward Holden bergabung dengan bisnis keluarga pada tahun 1908 dan memulai transformasi ke industri otomotif.
- Holden mulai memproduksi bodi mobil secara massal pada tahun 1917 akibat pembatasan impor Perang Dunia I.
- Tahun 1931, Holden's Motor Body Builders bergabung dengan General Motors (Australia) membentuk General Motors-Holden's Ltd.
- Holden 48-215 (model FX) diluncurkan pada 29 November 1948 sebagai mobil produksi pertama Australia.
- Holden memasuki pasar Indonesia pada era 1970-an melalui distributor PT Udatimex.
- Holden Kingswood menjadi salah satu model paling populer di Indonesia pada masanya.
- Holden Torana dikenal sukses di lintasan balap, termasuk Bathurst 1000.
- Holden Monaro merupakan muscle car Australia penantang Ford Falcon dengan mesin V8.
- Holden Commodore pertama kali diluncurkan pada tahun 1978.
- Holden Gemini sempat populer sebagai armada taksi di Indonesia karena efisiensi bahan bakar varian dieselnya.
- General Motors mengumumkan penghentian produksi manufaktur di Australia pada tahun 2013.
- Pabrik terakhir Holden di Elizabeth, Australia Selatan, resmi ditutup pada 20 Oktober 2017.
- General Motors memensiunkan merek Holden sepenuhnya pada awal tahun 2020.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.